jump to navigation

Sistem C-ABS Pada Motor . . . Apa bedanya sama ABS dan CBS? 23 September, 2009

Posted by Taufik in Tentang Motor.
Tags:
trackback

Bila Pada Artikel kemarin saya telah menjalaskan tentang sistem ABS pada Motor, Maka Kali ini kita akan bahas sistem Pengereman terbaru yang telah digunakan pada beberapa motor Honda termasuk CBR 1000 Fire Blade dan CB 300R yang terakhir saya bahas. Oke Untuk beberapa saat ke depan . . . LUPAKAN apa-apa yang telah saya bahas pada artikel ABS kemarin, dan LUPAKAN juga cara kerja CBS pada vario Baru !! karena C-ABS  berbeda. Lho Kok? he he he mari kita mulai

Apa bedanya dengan sistem ABS biasa? Sebagai pembuka artikel . . . sistem Combined ABS tidak hanya memerlukan  Katub Pengendali Tekanan dan Unit pengendali Elektronik (ECU) akan tetapi ada perangkat Tambahan Berupa Katub delay (delay valve), katub pengendali tekanan ( pressure control valve – PCV) , master silinder kedua , Power Unit, Kaliper Khusus 3 Piston dan tentunya ECU yang lebih canggih. Bila Pada ABS Biasa, PCV hanya ‘bekerja’ bila terdeteksi deselerasi tiba-tiba . . . maka pada sistem C-ABS ini PCV ketambahan tugas baru.

cabs_system

  1. Tekanan Minyak rem dari Tuas rem harus dideteksi dulu Oleh sensor tekanan di PCV.
  2. Nilai Tekanan ini akan di ‘infokan’ oleh sensor ke sang ‘otak’ ECU
  3. ECU akan menerima dan kemudian memproses info
  4. Hasil proses ECU akan di ‘infokan’ ke Power Unit. Nah Power unit ini di dalamnya ada sebuah Piston yang dapat ‘Menekan’ Minyak Rem
  5. Dari Power Unit Minyak rem akan menuju kembali ke PCV untuk selanjutnya dialirkan ke Kaliper

kalau baca step-step diatas kayaknya ribet yah . . .  seakan-akan bukan kita yang melakukan pengereman, tapi komputer ( dalam hal ini ECU dan Power Unit) he he he he. Tidak berlebihan bila sistem pengereman C-ABS di sebut juga  sistem Brake -By-Wire, Honda telah menghabiskan waktu yang nggak terhitung untuk mengembangkan sistem ABS baru ini dengan Jeff Tigert dan Doug Toland keduanya mantan pembalap yang menjadi sebagai test rider Honda.

Nah kita baru bicara ABS nya . . . bagaimana dengan terminologi “Combinednya” ? apakah sama dengan Combi Brake System nya vario? Pada Honda CB 300R saat kita menekan tuas rem depan maka minyak rem akan melalui sistem ABS lalu masuk ke 2 piston  dari 3 piston yang tersedia di kaliper depan. Ketika tekanan Pada tuas rem depan semakin kuat, maka melalui katub delay dan Master silinder kedua (secondary master cylinder) dan minyak rem pun akan masuk ke kaliper belakang tentu setelah sebelumnya memasuki control Valve.

146_0905_13_z+honda_CBR600RR_C-ABS+diagram

🙄 pada CBR 600RR

146_0905_05_z+2009_honda_CBR600RR_C-ABS+valve_units

🙄 PCV pada CBR 600RR

146_0905_08_z+2009_honda_CBR600RR_C-ABS+power_units

🙄 power Unit pada CBR 600RR

Begitu pula saat tuas rem belakang dipijak, minyak rem akan melalui sistem ABS lalu masuk ke Kaliper belakang motor. Saat tekanan pijakan semakin kuat maka Katub delay akan menekan Master silinder kedua  dan mengalirkan minyak rem ke satu piston pada kaliper rem depan (tempatnya di tengah). Nah kira-kira sudah ngertikan apa yang membedakan dengan CBS nya vario . . .  Katub Delay (Delay valve)  Yah inilah yang membedakan dengan Combi Brake System nya vario. Saat rem belakang ditekan, piston pada kaliper depan belum menekan kampas rem sampai satu nilai tekanan pengereman (saat akan terjadi gejala Ngelock). Jadi kalau motor kita bawa dengan kecepatan yang rendah, Kombinasi pengereman depan-belakang ini nggak akan terjadi he he he he 😀 Kalau pada CBS nya vario sekali tekan kedua rem depan dan belakang langsung aktif tanpa delay nggak perduli kecepatan tingggi maupun rendah. Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

Comments

1. fraziel - 23 September, 2009

Koq lupakan om..??
Sek yo tak moco dhisik..
:mrgreen:

2. fraziel - 23 September, 2009

Canggih amat sih..
Hebat euy Honda
Kalo dibandingin sama fitur ini CBS-nya vario jadi keliatan jadul
Wkwkwk

Loh, matik lain tambah purba dong..
😛

3. lekdjie - 23 September, 2009

kalo ecu nya soak,masih bisa ngerem ga bos?

4. liLyPud_msh.kcil - 23 September, 2009

Ako kok ga mudeng ya?apa gr2 bru bngun tidur trus baca?hmm,tanya dulu pada rumput yg bergoyang

5. Taufik - 23 September, 2009

@lekdjie
masih . . .tapi jadi kayak rem cakram biasa…

@lylypud
he he he eh . .. maap, emang bacanya musti pelan2 . .. saya aja membutuhkan waktu 1 jam untuk menulis artikel ini, untuk membawakan agar bisa langsung dicerna pembaca blog . . . ternyata masih belum sempurna juga he he he he . .. namanya juga baru belajar 😀

6. fraziel - 23 September, 2009

@lilypud
Ciee,, sok pujangga..
Udah dapet jawabannya blon..??

7. Sistem C-ABS Pada Motor . . . Apa bedanya sama ABS dan CBS? | Update Blog Terbaru - 23 September, 2009

[…] Sistem C-ABS Pada Motor . . . Apa bedanya sama ABS dan CBS? Bila Pada Artikel kemarin saya telah menjalaskan tentang sistem ABS pada Motor, Maka Kali ini kita akan bahas sistem Pengereman terbaru yang telah digunakan pada beberapa motor Honda termasuk CBR 1000 Fire Blade dan CB 300R yang terakhir saya bahas. Oke Untuk beberapa saat ke depan . . . LUPAKAN apa-apa yang telah saya bahas […] AKPC_IDS += "9927,";Popularity: unranked [?] […]

8. jafo - 23 September, 2009

wadaw…ribet dah…

9. Iksa - 23 September, 2009

Kang Taufik, sistem ini kalo buat motor mungil-mungil disini masih kecanggihan ya …. sistem remnya aja sudah seharga 1 motor kayaknya .. he he … semoga kalau banyak yang pakai jadi lebih murah …

10. atlet - 23 September, 2009

Control traksi menyusul y mas 😉

11. Denymon - 23 September, 2009

Kaya pelajaran kuliah, hehehe

12. elektra - 23 September, 2009

Hehehe kok ratek mudeng yo xixixi wesuwi ra sekolah sih

13. obie - 23 September, 2009

Mas bro taufik, katanya koran rtahun depan suzuki ngeluarin 4 varian baru, salah satunya sport. punya bocoran infonya nggak mas?

14. Taufik - 23 September, 2009

@PakIksa
hiya pak . .. teknologinya bisa seharga motornya he he he he

@Jafo & Elektra
berarti aku belum sukses nih bikin C-ABS bisa dimengerti semua he he he he . . . nanti deh di edit lagi biar read-friendly

@Obie
jangan2 salah satunya GSR 250 . . . siyap2 nabung he he he he

15. jafo - 23 September, 2009

GSR 250?? ngileerrr…..

16. jafo - 23 September, 2009

@kang taufik,

buat kita2, udh cukup dimengerti kok, cuma bs kebayang sebuah motor harian kl dipasang piranti canggih kyk gt…
ngebayangin, mode : ON
spt comment om iksa blg, yg pasti, paling gk next nih piranti dipasang dimotor2 ehem, yg harganya, cukup ehem.. 🙂

17. adul - 23 September, 2009

Kata ATPM indo : tidak cocok untuk jalanan di indonesia, di sini cukup pakai cakram double piston + tromol di belakang…khi khi khi…

18. Taufik - 23 September, 2009

^Adul
waduh . . . ATPM mana niy yang dimaksud 😉 he he he he

19. penggemar - 23 September, 2009

c-abs boleh dipake balap gak?misal di wsbk ato moto gp?

20. Taufik - 23 September, 2009

^belum tau niy . .. tapi yang pastinya piranti ini pertama kali dicangkokan pada motor2 superbike macam cbr 1000RR fire blade dan supersport macam CBR 600RR

21. adul - 23 September, 2009

@ kang taufik sptnya hampir semua atpm, cuma ahm cukup berani pakai cbs…
bagi2 pengalaman pernah hardbraking gara2 angkot brenti sembarangan hampir nyium mobil box di depan, buritan si mega ampe goyang kiri-kanan kehilangan traksi. alhamdulillah ingat pernah baca kalau mengalami hal seperti ini sebisa mungkin mengalihkan beban tubuh kebelakang, saya coba berdiri kaki menapak kuat di footstep sambil mendorong badan ke belakang, alhamdulillah berhasil. Seandainya bukan cuma cakram mekanis + tromol mungkin banyak orang terselamatkan.

22. sampah - 23 September, 2009

Nih ada artikelnya kang taufik..

Suzuki siapkan 4 varian baru

“”Sudah lama kami tidak mengeluarkan jenis sport baru. Karena itu, tahun depan Suzuki berencana mengeluarkan jenis baru dengan kapasitas mesin 150 cc. Tapi, saya tidak bisa menjelaskan lebih detail. Tunggu waktunya,”

http://batampos.co.id/Pro_Bisnis/Pro_Bisnis/Suzuki_Siapkan_4_Varian_Baru.html

tapi sportnya kok 150cc, apakah new fxr ? atau new thunder ?

23. lilypud_msh.kcil - 23 September, 2009

@om opik
hihihi…lha bacanya merem melek…wkwkwk 😀
@fraziel
jaaahhhh….om bagi maemnya …hihihihi

24. ScooterMan512 - 23 September, 2009

Honda canggih euy..

25. adesum - 23 September, 2009

Duh honda mkn canggih, tp di marih kyknya msh jauh panggang dr api klo teknologi smcm ini ditrpkan di motor harian…

26. arie slight - 23 September, 2009

boleh kok dipake balap…
cuma mesti banyak yang copot soalnya nambah berat total 10 kg.
banyak yang kritis, tapi time will tell lah..
hasil test pake CBR1000RR, sebenernya pake peranti ini pembalap profesional bisa ngerem lebih singkat, tapi bedanya sama pake peranti ini tipiiiisss.. masalahnya kan orang performanya fluktuatif, kalo komponen ini nggak, stabil terus, malah sambil rebah pun bisa ngerem, bahkan dalam keadaan tegak dan lintasannya berpasior pun terbukti bekerja sempurna.
Di keadaan kering hasil testnya begini kira2:
dari 100 km/h ke 0 Km/h
Pembalap pro: 37,2M (jarak pengereman terpendek–bisa lebih juga lho, kan manusia…)
CBS: 37,3M (hasilnya tetap segini setelah beberapa kali percobaan)
Pembalap hobi: 40 M (jarak terpendek)
rider biasa: 45 M.(jarak terpendek)

gitu kali ya biar gampang memahami fungsinya…

27. lekdjie - 23 September, 2009

juragane soko jerman ngasih pelajaran juga,hi3x..achtung dab!pertanyaan lage kalo begitooo,di sini ntu alat efektif ga diaplikasikan,terlebih disaat mudik.secara jarak antar motor cuma sejengkal ato satu ban doang..mohon penjelasannya..

28. arie slight - 23 September, 2009

peranti seharga 1000 Euro ini sih dijamin efektif, tapi karena harganya segitu, ya ga efisien Bos.. cocoknya buat high speed..

btw, dah dijelasin om Taufik kok, kalo kecepatannya terlalu rendah, sinyalnya kurang, soalnya putaran velg kurang cepat buat ngirim sinyal, kan ring sensor ada di velg. Jadi tetep bisa dipake stoppie sampe ban belakang ngangkat lho kalo kecepatannya terlalu rendah, hmm mungkin dibawah 40 km/h kali ya, lupa euy…. Kesimpulannya, kalo buat macet2an n stop n go sih ga berguna tuh komponen

semoga bermanfaat buat brader (Mas Taufik mode:on hihihi)

29. saram - 23 September, 2009

yang lain jadul ah,.,.(cinta laura mode on,.,. )

30. 4N745 - 23 September, 2009

no comen bro taufik habisnya nggak mudeng baru out of space

31. arie slight - 23 September, 2009

ralat, maksudnya pake C-ABS, bukan CBS
nambahin ah:
jadi kalo mo buat balapan, buat amatir enakan pake C-ABS, soalnya si pembalap Profesional pun kalo pake peranti ini sama2 aja sama amatiran, sama2 dapet 37,3 Meter itu.
Mungkin kalo kaya Rossi bisa dapet 36 Meter kali ye…
kalo balapan ngerem kan juga ga ampe berenti, nah C-ABS ini ngebantu bgt buat ngerem sambil rebah, jadi cocoklah buat pemula (berduit-red).
tapi minusnya kalo buat balap ya di bobotnya itu, butuh aki tambahan (tapi kok ga ada di diagramnya ya??)
btw, komenku sebelumnya hilang huhuhu… biasanya bentar lagi nongol lagi nih hihihi…

32. arie slight - 23 September, 2009

wah nongol…
om Taufik mana ya??? lagi beliin buat kita2 asinan gedung dalem kah? xixixixi…

33. penggemar - 23 September, 2009

@ arie slight
Nice info! tp klo balapan pake ini kayaknya kurang mengasah skill ama mental pembalap yah! trus kagak kelihatan bedanya mana pembalap yang berskill dan mana pembalap yang pas-pasan.

34. 4N745 - 24 September, 2009

bro taufik artikelnya gati topik dong ,,, biar nggak bosan pembaca gantian motor modif tiger .. apa ninja ,, satria fu gitu mas opik,, tiger transformer xi xi xix ixii … apa rx king mas serem … thanks

35. Taufik - 24 September, 2009

@Mas Arie
wah makasih pencerahannya . . . lagi bebersih rumah niy, motong dahan pohon, bersihin kolam dll .. . blog ditinggal seharian euuy 🙂

@4N745
soele ini sepaket sama artikel CB300R . . .Trilogi penjelasan megenai C-ABS . . . ini artikel terakhir koq . . . selanjutnya beda lagih 😀

36. madix - 28 September, 2009

inilah mengapa honda masih punya nilai lebih “canggih” dibanding atpm lainnya. hohohoho…

37. AyahNajwa - 2 December, 2009

Pengen tau kelemahan ABS? kelemahannya kalo di jalan raya pengendara dibelakang kita gak pake ABS. Kita sih dengan mantapnya berhenti ehhh….. yg belakang nyelonong wae ….. he he he …… kalo gak diseruduk sih udah alhamdulillah sekalee.

38. rider_supra - 8 February, 2010

biar lbh jelas buka di you tube ttg honda electronic controlled abs..
coba de…

39. rider_supra - 8 February, 2010

ini gw ksh linknya: http://www.youtube.com/watch?v=e7Eb3AVqwow&feature=fvw

nanti tambah ngerti cara kerja sistem remny…
mantabss gan…

40. Bocor alus dari Mr. Takeo Fukui . . Berhubungan dengan peranti pengereman CBR 250R? « Taufik & Motorcycle™ - 26 October, 2010

[…] Oh ya sebenarnya juga Honda Brazil juga sempat menyematkan peranti ABS .. .  dalam hal ini Combined-ABS pada varian CB300R nya . . […]

41. All New Honda CBR 250R « Taufik & Motorcycle™ - 27 October, 2010

[…] . . benerlah kiranya bahwa motor 250 cc Honda ini akan mengadopsi sistem pengereman ABS dan Mungkin C-ABS dimana sejak awal saya mensinyalir hal ini karena ada tanda-tanda grid-grid di roda depannya. Honda […]

42. All New Honda CBR 250R « endikogw - 29 July, 2011

[…] . . benerlah kiranya bahwa motor 250 cc Honda ini akan mengadopsi sistem pengereman ABS dan Mungkin C-ABS dimana sejak awal saya mensinyalir hal ini karena ada tanda-tanda grid-grid di roda depannya. Akan […]


Sorry comments are closed for this entry

%d bloggers like this: