jump to navigation

Pilih Open Class . . . Ducati Masih Ambil Posisi sebagai ‘Pirate’ yang Anti Mainstream 1 March, 2014

Posted by Taufik in motogp.
Tags: , , ,
trackback

460x110rev_feb21

uk460x110feb

dovi2

Bro sekalian,Masih ingat perkataan mendalam Ducati’s CEO, Claudio Domenicali  “Why join the navy when you can be a pirate?”  Yap kembali Ducati memposisikan diri sebagai Tim Balap Pabrikan yang anti Mainstream, Bagaimana Nggak, saat dimana tim Pabrikan Honda dan Yamaha mengambil opsi Factory Class, Ducati Racing team Justru ambil opsi Open Class. Sebenarnya Sinyal Bahwa Ducati sudah mulai berat ke Open Class sudah dilontarkan Gigi Dall’Igna, GM Ducati Corse yang baru masuk semenjak November 2013 kepada press pasca test 1 Sepang bahwa memang sulit bagi Ducati Untuk Stay dengan Opsi factory Bike. Ducati nggak bisa leluasa melakukan improvisasi mengenai sasis dan mesin dengan pembatasan hanya 5 mesin dalam satu musim.

banner-440x100

banner-460feb14

Karena Memilih Open Class Ducati mendapat keterbatasan dalam bentuk Hanya boleh menggunakan Software Dorna ( Champion ship Software) yang dikembangkan Magneti marelli . . . Namun Ducati Boleh dibilang memiliki cukup banyak kelonggaran (silahkan baca paparan perbedaan Open Class-Factory Class di sini ) seperti

  • bbm yang lebih banyak (24 liter)
  • penggunaan Jumlah Mesin Yang lebih banyak (12 mesin)
  • Penggunaan Ban belakang dengan Kompon lebih Lunak
  • Mesin masih Bisa dikembangkan sejalan dengan Jalannya Musim
  • Pengetesan Motor hanya dibatasi oleh Penggunaan 120 Ban

Yap More Fuel artinya Motor memiliki lebih banyak kesempatan untuk digeber kencang, dan memiliki keuntungan terutama di dua Sirkuit dengan Katrakter “boros bbm ” yakni sirkuit Motegi dan sirkuit Mugello. Honda dan Yamaha masih berani melawan 24 lter dengan 20 liter karena yakin akan pengembangan efesiensi pembakaran.

Penggunaan Ban dengan Compound Lebih Lunak Juga merupakan sebuah keuntungan. Bisa kita lihat Aleix Espargaro beberapa kali Bisa membuat  lap record Tajam hanya dengan jumlah Lap yang rata rata lebih sedikit. Yap, Kompon Yang lebih lunak akan menyebabkan Grip Ban lebih menggigit, nggak banyak slide dan ini menambah efesiensi power yang tersalurkan. namun Boleh dibilang Kompon lebih lunak juga punya kekurangan, Yakni Nggak Durable, IMHO . . . So menurut tmcblog boleh dibilang hanya berguna saat Kualifikasi, kalo saat Race yang lebih dari 20 lap? Tim Open Class harus mencoba Kolaborasi Spek Mesin, ECU, dan Championsip software pada Ban Berkompon Race Biasa . . . Kalo menang ? Kesempatan mendominasi MotoGP besar banget nih, imho

Namun Yang jadi Alasan Utama Ducati memilih Open Class adalah Kebebasan dalam pengembangan Mesin. Seperti Kita tahu bahwa Untuk Tim yang memilih Factory Class, 5 Mesin per rider yang di daftarkan ke Dorna nggak boleh diutak utik ( Freeze) Pada bagian part yang nggak bisa dijangkau setelah msin di sealed ( misalnya crankshaft, crankcases, cams, valves, pistons, conrods ) Mulai dari sehari sebelum Race Pembuka Losail Qatar 2014 nanti. Mesin dalam satu Tim ( 2 rider) harus sama . .  artinya 10 mesin Lorenzo-Rossi atau Marquez-Pedrosa harus Indentik.

Sedangkan Tim Open Class selain memperoleh jatah 12 mesin per rider, maka ( dengan Koridor yang jelas, seperti kubikasi, jumlah piston, ukuran bore piston ). . .mesin nya boleh diutak atik semau hati. Udah gitu Ke 12 mesin yang dipakai satu rider boleh berbeda satu sama lain. dan Mesin antara rider Boleh Juga Berbeda ( so ducati maksimum bisa memiliki 24 opsi perbedaan mesin ) ini sangat Luar Biasa leluasa bila dibandingkan dengan factory Class . .  Namun apakah Ducati akan menggunakan Maksimum kesempatan ini (24 mesin)  . .  ya nggak juga kayaknya🙂 Namun tetep saja , Kemudahan mengutak atik mesin akan sangat membantu mereka.

nah Kebebasan pengembangan mesin pun dibantu oleh kebebasan dalam mengetest mesin tersebut saat nanti Musim sudah bergulir. Tim yang memilih Opsi factory Class pengetesan dibatasi hanya 8 hari yang terbagi menjadi satu hari setelah (post race) Jerez, Barcelona dan Brno plus 5 hari di Sirkuit yang diNominasikan (dinominasikan oleh dorna) , dan ingat . . . tetep saja ngetestnya hanya ngetest suspensi, gearbox, setingan software dll yang bisa di jangkau. . . mesin yang di segel nggak bisa diubah ubah. Sedangkan Untuk Tim yang memilih Open Class Pengetesan dilakukan 15 hari atau dengan batas 120 Ban per rider dengan waktu kapan saja (diluar waktu perhelatan seri motogp) dan DIMANA saja  . ..  edan jauh banget derajat kebebasannya yaaa ?

Kedekatan Magneti Marelli dengan Ducati-Audi

Dan ada satu lagi Potensi kekuatan Ducati saat mereka memilih Opsi Open Class di MotoGP 2014 . . . yakni Penggunaan ECU dan Software Magneti Marelli. Tahu Nggak bro pada hari Kedua test-2 Speng Pihak Magneti Marelli merilis Software Baru yang jauuuh lebih complicated dan artinya akan lebih banyak aspek yang bisa di kontrol dimotor. Namun saat Magneti merilis spesifikasi software tersebut masih ada tulisan ‘Ducati Motor Holding’ di kertas Spesifikasinya . . . hahahahaha, entah sengaja atau Nggak, bisa jadi memang software tersebut di kembangkan Magneti marelli dengan basis Motor Ducati. … hehe You know what I mean😉 .(sumber Moto.it)

magneti-marelli-ecu-2013

Diluar benar atau Nggaknya Software tersebut dikembangkan dengan campur tangan atau kolaborasi dengan Ducati . . . namun dengan menyingkirkan segala Suudzan (berburuk sangka)  . . .  logikanya, Team Yang secara Logika sehat bisa dengan cepat memasang SOftware baru, meng-adjust parameter sensor sensor Motornya berdasarkan software baru atau dengan kata lain cepat beradaptasi dengan Software baru adalah Tim Factory seperti Ducati (ingat bedakan antara Factory team dengan factory Class ) Tim factory, tetaplah Tim dengan pengalaman teknisi software yang jauh lebih berpengalaman dan lebih luas pula sokongan dananya . . . so disini pun terlihat Ducati lah Satu satunya Tim open Class yang paling Punya Banyak Keuntungan dibanding tim Open Class lain yang notabenanya mayoritas Tim Satelit ( non factory team).

So Memang Sepertinya Keputusan yang diambil Ducati sebagai Team diperkuat oleh kecerdasan strategy Gigi Dall’Igna merupakan keputusan yang Logis . . . . dan Ingat, nggak seperti tahun lalu dimana ada podium CRT dipisah dan membuat tim CRT seakan terkesan menjadi ‘tim KW ke sekian’ . . . di tahun ini tidak ada pembedaan antara Open Class dan Factory class di Podium  keduanya sederajat berdiri sama tinggi duduk sama pendek . . . Tinggal Kita Lihat apakah Di race sebenarnya nanti Pilihan Ducati ini sanggup Membuat Podium MotoGP nggak 4 L ( Loe Lagi Loe Lagi ) ? Silahkan dikunyah kunyah, didiskusikan, dan kalo masih ada pertanyaan yang mengganjal silahkan ditanyakan untuk kita diskusikan bersama . . . semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

So dengan hanya ada 8 rider dari total 23 entry nama yang akan berlaga di MotoGP 2014 dengan  spek factory Option Class, silahkan simak listnya di gambar berikut

entrylist28february3

Comments

1. gaaralovers - 1 March, 2014

Sip!

mariodevan - 1 March, 2014
atlantison - 1 March, 2014

Hidup Asia pokoke 😁

Dicari, Erdogan-nya NKRI | Atlantison’s Weblog
http://atlantison.wordpress.com/2014/02/27/dicari-erdogan-nya-nkri/#more-150

hulssay - 1 March, 2014

baca blog sebelah katanya akal buluk..
yg bner akal buluk ato emang strategi ya..??

http://hulssay.com/2014/02/28/seksualitas-pria-vs-perempuan-part-1/

2. sipanse - 1 March, 2014

jos

extenderjijq.com - 1 March, 2014

ducati kurang enak ditikungan..

susah belok

3. dexter - 1 March, 2014

Mantapppp

agoey - 1 March, 2014

bonceng ketigaxxx… karena yang mainstream sudah terlalu mainstream… opo kui..:mrgreen:

http://agoey.wordpress.com/2014/03/01/motogp-mesin-baru-tingkatkan-kecepatan-dan-kestabilan-suzuki-xrh-1/

4. mariman - 1 March, 2014

wew

5. sipanse - 1 March, 2014

mantap

6. archan - 1 March, 2014

sudah kurang kompetitif..

7. Ndoh - 1 March, 2014

absen dulu…

8. gaaralovers - 1 March, 2014

Lho

9. sipanse - 1 March, 2014

factory berbulu open class hehehe

10. exobar - 1 March, 2014

OC Bro….20 besar

11. aripitstop - 1 March, 2014
12. darent - 1 March, 2014

keputusan yg tepat utk suatu perubahan…look dovi test 2 sepang.good job.

Taufik - 1 March, 2014

yes itu percobaan terakhir ducati . . dan tenyata positif . . .makanya pede ambil open class

13. aripitstop - 1 March, 2014

mantap

14. jauaeotz - 1 March, 2014

biar tambah rame

15. KomMotor - 1 March, 2014

Ulasanya jelas banget Kang..
Zuper Zekali…😉

Taufik - 1 March, 2014

makasih mas bro

16. kebo ijo - 1 March, 2014

ada bau kong kalikong nich….😀

17. oddoy619 - 1 March, 2014

“pertempuran ilmuwan hitech tecnology antara Japan VS Europe”

18. guru bantul - 1 March, 2014

Hmm.. tetep ga maju maju

19. terjadi galat - 1 March, 2014

Artikelnya lumayan panjang.🙂

20. cHUrutZZ - 1 March, 2014

Gila…jomplang banget ya aturan factory class ama open class…. kalo sampe dibuat kayak gitu kalo open class sampe kalah mulu malu maluin dan menangpun ngga bangga bangga banget lah…..

bikers - 1 March, 2014

setubuh om maksutnya factory class kali,skg tim factory klo menang jdnya biasa aja wong musuhnya kebanyakan openclass giliran kalah diketawain bilangnya “masak lawan openclass bisa kalah”

Mechman212v - 1 March, 2014

Justru malah bener. menurut saya jika factory option class menang malah lebih bangga soalnya dengan keterbatasan sana sini- bibanding dengan kemudahan2 yg didapatkan open class , kemengan menjadi lebih berarti..

21. paperiders - 1 March, 2014

kalo kelas open podium, la yang juara open itu juga lek atau sudah jadi satu paket ga ada perbedaan kayak CRT dulu?😀

Taufik - 1 March, 2014

sudah saya tulis di alinea terakhir mas bro : So Memang Sepertinya Keputusan yang diambil Ducati sebagai Team diperkuat oleh kecerdasan strategy Gigi Dall’Igna merupakan keputusan yang Logis . . . . dan Ingat, nggak seperti tahun lalu dimana ada podium CRT dipisah dan membuat tim CRT seakan terkesan menjadi ‘tim KW ke sekian’ . . . di tahun ini tidak ada pembedaan antara Open Class dan Factory class di Podium keduanya sederajat berdiri sama tinggi duduk sama pendek . . .

paperiders - 1 March, 2014

nah kalo ini seru, kalo tim pabrikan di asapi open. apa gak kepanasan ini HRC kalo misal kalah:mrgreen:

22. bikers - 1 March, 2014

ane liatnya jd semakin miris n kasian ya ama rider n tim yg udh beli rcv1000r,melewan mtr yamaha open class aja udh keteteran ini malah ketambahan ama tim ducati yg secara dana lebih mapan jg nimbrung diopen class apa gak tambah cenat cenut.nasib2 jd korban sales ajinomoto.

bikers - 1 March, 2014

ane ngomong gini setelah liat hasil tes sepang 2x kemaren ya disaat tim open yamaha stabil trus ducati setelah pake mtr spesifikasi klas open jd kompetitif,eh walah tim open honda makin nyungsep🙂

rinckeshawn - 1 March, 2014

hanya Alex Espagaro nya yang hebat karena OC Yamaha satunya si Collin Edwards masih duel rapat dengan RCV1000. kalau memang motor OC Yamaha hebat banget, Edward nya juga di depan dong. seperti nya memang Yamaha kasih motor spesial untuk si Alex dan si Alex nya memang rider hebat.
dan juga harga berbicara, RCV1000 1jt milik sendiri, FTRM1 800rb sewa setahun.

coralline - 1 March, 2014

@rinckeshawn motor aleix dan edwards itu sama, cuma memang aleix sedang naik menggebu-gebu sekarang. Let’s be real, Edwards itu pembalap hebat dan berpengalaman dan mantan 2x juara dunia superbike tp jangan lupa faktor umur, Edwards sekarang umurnya sdh 40 tahun makanya untuk bersaing di barisan depan itu sdh sulit. Alasan NGM mengontrak Edwards itu bukan untuk fight di barisan depan tapi untuk memberikan feedback bagi tim karena pengalamannya yg sdh banyak di motogp.
And don’t be delusional buat punya motor di motogp kalau tidak bisa fight di barisan depan, apakah beli motor cuma buat gaya-gayaan lagian fungsi tuh motor buat balapan dimotogp bukan buat dipajang ntr kalau sudah selesai balapan di motogp.

23. s_o - 1 March, 2014

Okelah klo begitu

24. hi hi hi - 1 March, 2014

Pengen liat open class naboki factory, apalagi sing oreng oreng hehehehe

djambul - 1 March, 2014

kalo yg oreng ditaboki terus yg biru mau jd apa ommmn…penunggu parkiran kah?

25. vixionr15 (ˆ⌣ˆ‎​​​​)┌П┐, - 1 March, 2014

Wew

26. MotoGP - 1 March, 2014

yowis kalo ducati factory team pilih open class wong mmg harus begitu soalnya klo ane liat mmg ducati butuh pengembangan motornya biar bsa mengimbangi duo pabrikan yamaha – honda selamat berjuang Ducati factory team!.

27. lovemybike - 1 March, 2014
28. belalangmerah - 1 March, 2014
29. Rudy SouL - 1 March, 2014

semoga keputusan ducati membawa hasil baik nantinya

http://www.rudysoul.com/2014/03/01/mobil-keren-plat-nomernya-jadi-sumber-masalah/

30. cHUrutZZ - 1 March, 2014

Kalo boleh tau bentuk sealed buat mesin factory class gmana ya kang? ?….disini ane ngartikannya kalo factory mengarah pd pengembangan elektronik/ecu aja sedangkan open mengembangkan mesin n lainnya selain elektronik…ga tau bener apa ngga tuh kang pengertian sy?:mrgreen:

cHUrutZZ - 1 March, 2014

Oh ya nanya satu lg kang…selama race berlangsung, magneti marelli itu riset ecu lg apa udah 1 spek ecu aja buat dipake ampe akhir musim? Trims kang, maaf klo kebanyakan nanya

Taufik - 1 March, 2014

semua tim ECU nya sama . . . ECU disini adalah Hardware, semua pakai magneti Marelli . .. yap secara singkat pendapat bro benar adanya

31. gun - 1 March, 2014

bank taufik, mau sate maranggi gak? sy lg sarapan sate maranggi sari asih pak maskur daerah ciherang cipanas. sy lg turing dr cianjur ke bogor, kemarin sore dr soreang bandung ke cianjur..

andinohara - 1 March, 2014

manta kang bro…..enak tu marangginya

Taufik - 1 March, 2014

waw mantabb😀

32. cupdaze - 1 March, 2014

aneh ya pabrikan maen di open class!
kacau nie peraturan open class!
open class kan awalnya untuk tim dengan budjet minim! apa jadinya ducati dengan budget wow maen di open class! kalo gitu mending sijuki tahun depan maen di open class aja! syaratnyya gampang banget cuma pake komponen magneti marelli dan sisanya seperti ibarat sesuka hati loe!

penggemar ninja - 1 March, 2014

Apa jadinya jg klo honda sama yamaha masuk open class jg, tutup dah balapan motor tercanggih sejagat

Taufik - 1 March, 2014

maaf bro saya copas . . . open class kan awalnya untuk tim dengan budjet minim . . .
sebenarnya bukan ini semangat si dorna mas bro . . . lebih hebat lagi . . . aim nya di 2015-17 semua tim akan mengguakan open class, cmiiw

33. Ardy33 - 1 March, 2014

Berarti Ducati jg bisa aja “melirik” data dari ECU motor open class nya Honda dan Yamaha…kalo emang ECU Magnetti Marelli dikembangkan oleh Ducati..

Mechman212v - 1 March, 2014

menurut saya gak ada keuntungan tersendiri bagi ducati walaupun di apeke ECU Magnetti Marelli walaupun masih satu pengembangn dr ducati.. kan ECUnya standrt g boleh diutak atik dan dipake semua team OC.. jadi intinya Ducati team ndak nyari keuntungan dr penggunaan ECU MM, tapi Kebebasan dan keleluasaan pengembangan.. intinya itu.

34. sinbe - 1 March, 2014

Honda makin tertekan nih kayaknya, kalo semua jadi OC apa HRC masih mau bertahan di MotoGP.

35. Y.I.P.S - 1 March, 2014

semoga saja bisa biar ducati bisa bersaing wlaupun pakai open class

36. udinsastro - 1 March, 2014

dengan pilihan open class yg lebih bebas dalam hal pengembangan ini memang tidak mengherankan aleix dan dovi bisa merangsek ke depan. namun melihat konsistensi waktu lap nya sepertinya blm akan menggoyahkan hrc dan yamaha factory.
sangat berharap musim ini dovi atau aleix bisa merebut kemanangan

37. isal - 1 March, 2014

semoga rencana Dorna (open class) berhasil utk membuat motoGP ini tambah seru dan persaingan ketat menjadi nyata.. good job.

38. Montor - 1 March, 2014

Pak Suhei mengeluarkan motor open murni, yang lain open-openan alias musang berbulu domba.
Kalau begini, semangat Dorna yang ingin MotoGP murah dengan Open Class gak bakalan kesampaian.

39. T-166-ER - 1 March, 2014

wow OPEN..semakin sengit pastinya..horge apa kabarmu nak?
semakin gelisah kayaknya..1 setingan..5 mtor..

40. fb wong deso - 1 March, 2014

Smakin bnyk aturan dirubah2 tiap tahun. . .jadi ga menarik wak haji.
Aturane jelas tp nyleneh.
Coba bayangkan tiap musim ibaraty harus bisa adaptasi,slh satuy ganti gaya balap.(dr bensin yg dikurangi,ban baru lg,dll)
menurutxu. . Klo ky gini truz,bisa2 Motogp bubar.
Padahal tyngn ini melebihi acara org nnton bola.
Artiy. .mending nntn gp drpd bola(bagixu)

Taufik - 1 March, 2014

sebenarnya malah lebih simpel dibanding tahun lalu yang pakai CRT CRT an segala, keberadaan CRT malah bagi saya mempersuli pembalap cepat karena perbedaan performa bebrpa motornya sangat jauh dari kompetitif. harusnya nggak disatuin startnya, imho

41. ayok - 1 March, 2014

warung sebelah
diseruduk gajah, untung ane selamat.

42. sejutawarnaa - 1 March, 2014

kalo masih bisa di kepretin aleix keterlaluan nih dovi

43. bikerlover250 - 1 March, 2014

hore tropi podium jd satu, tim pabrikan jgn smpi malu tuh

44. monkeymotoblog - 1 March, 2014
45. penggembira - 1 March, 2014

artikel yang MANTABB!!

46. ken39 - 1 March, 2014

ironis yah, katanya openclass untuk balapan yg lebih hemat. bayangkan factory yamaha n honda pindah ke kelas open dengan semua “keringanan” dari dorna dan budget ala pabrikan. mbulet lagi toh balik ke jaman kmrn😀

47. waton - 1 March, 2014

You know what I mean ?
au ah gelap….wekekekek….

48. Ms Dhukha - 1 March, 2014
49. motor batangan - 1 March, 2014

Keliatannya Dorna malah makin neken factory class. Apa hak utk pengembangan elektronik lebih berharga dari mesin dan kemudahan regulasi yg didapat open class? Kesannya jadi terbagi 2, factory class fokus terpusat ke pengembangan elektronik sedangkan open ke mesin. Tapi kalo elektronika magnetti marelli berkembanh seiring waktu, ya enakan open class donk. Berarti emanh tujuan Dorna kedepannya adalah open, dan akan menghapus pengembangan elektronika. Gue rasa pemisahan kelas berdasarkan elektronika ini hanya utk beri waktu pengembangan elektronika oleh magnetti marelli dalam kasus ini, hingga mereka bs bikin elektronika sesuai standar factory class. Kalo saat itu sudah tercapai, semua dipaksa seragam, ga ada pemisahan class lagi. Dan kalo sampe saat itu terjadi, berarti Honda ga punya alasan lagi, org kemampuan elektronikanya sama dgn level pabrikan kok. Tinggal urusan gengsi aja, simplenya gitu. Tapi dari sisi Dorna selaku promotor, mereka untung krn jika terbukti elektronika bisa manjur selevel pabrikan, disaat Honda mengancam keluar sudah akan banyak pabrikan lain masuk dan meramaikan kelas gp krn tergiur dengan kemudahaan ini, layaknya Ducari sekarang. Suzuki juga pasti udah mikir mikir, juga pabrikan lain yang minimal ada di wsbk.

Jadi, Dorna yg paling pinter disini, walau kesannya kejam krn mencekik factory class. Tapi apa boleh baut, permainan harus disamaratakan antar yang punya duit lebih dan ga. Caranya? Sama ratakan elektronika yang jadi lokomotif pengembangan gp modern.

Ini analisis gue.

motor batangan - 1 March, 2014

So, simply put, Dorna is just buying times till they can give the same level of electronics as the factory team. After that level reached, they can have full power and legitimacy to say ‘take it or leave it’ even to Hondas. If you want to take your chin up to the sky, then you go bye bye, we want to make a competition here not just a one brand show.

The interesting point is, Ducati is improving a lot after they given the electronics from Dorna. Isn’t mean that their problem all along was their own electronics?😀

Taufik - 1 March, 2014

analisanya memang sama dengan pendapat saya mas bro
mmg tujuan Dorna kedepannya adalah All open team

50. warungasep - 1 March, 2014

Wow (pirate) bajak”an” ya artinya????
Semoga ducati maju terus….
http://warungasep.wordpress.com/2014/03/01/1-tahun-yang-lalu-saya-jadi-kapok-balapan/

51. doviaric - 1 March, 2014

IMHO.. Untuk sepertiga musim mungkin masih 4L yg podium seri wak haji… Setelah itu baru deh open class mulai bisa ngerecokin factory class… yakin nih pasti bakalan seru.. apalagi klo Marc, VR46 & JLo tetep konsisten.. klo DP mah cuma ikut nempel di belakang aja… hehehe..

52. jaos_konsumen biasa - 1 March, 2014

Baagus banget….!

53. RPMspeed - 1 March, 2014
54. dejavu - 1 March, 2014

kalau gitu pengguna motor openclass ducati semuanya pakai seamless gearbox dong? atau hanya cal sama dovi aja?

Taufik - 1 March, 2014

belum ada informasi ke sana mas bro

55. DOHC Rider - 1 March, 2014

Tim open class brbudget factory class.
Ada aturan ada celah..

56. aripitstop - 1 March, 2014
57. ipanase - 1 March, 2014
58. Yudakuzuma - 1 March, 2014
59. Bonsai Biker - 1 March, 2014
60. lekdjie mumet-ndhase.com - 1 March, 2014

kaya membaca artikel siapa gitu ya?xixixi…
dari judulnya saja sih…
#ampuuun gan

61. rawingmakalangan - 1 March, 2014

hehe..cincay kayanya dukati

62. ranjang ternoda - 1 March, 2014

secara kasar perbedaan open class dari pabrikan adalah motor prototype dgn ecu standart dorna.
untuk honda sendiri terlihat adem ayem (mungkin pembalapnya gerah) dimana untuk open class menurunkan rcv1000r yg notabene adlah produksi massal. race today sell tomorrow ,jd open class honda akan sangat digarap serius. bisa dikatakan pembalap open bagi honda adlah ilmuwan track yg mengembangkan rc1000v dan efeknya sangat penting bagi market yg dibidik oleh rc1000v.

jaos_konsumen biasa - 1 March, 2014

Bener2 deh fbh ‘ahli marketing’ semua!

63. orang kampung - 1 March, 2014

Open class boleh boros kali ya,boros mesin,bbm dan lain-lainnya

64. Mas Wiro - 1 March, 2014
65. arsyadkafabih - 1 March, 2014

Lagi-lagi yang di untungkan adalah dorna dalam jangka panjangnya dengan bisnis ECU-nya broo , ducati berkembang dornapun ikut berkembang pula dengan strategi itu, beda dengan honda+yamaha yg factory class, keduanya berkembang untuk technologinya sendiri2 yg punya karakter masing2 , yang paling di sayangkan adalah factory class kebebasanya terlalu jauh di sunati !, indikasinya adalah dorna memberi ruang yang semakin sempit kepada tim factory yg nantinya tim factory harus terpojok dan memilih antara open dengan bejibun kebebasan atau factory tp sambil di cekik dan yg plhn trakhir adlh konyol !, yaitu keluar dari ajang motogp.

66. denissapputri - 1 March, 2014

pertanyaannya… mungkin ngga ya openbike bisa juara dunia tahun ini?😀

Taufik - 1 March, 2014

susah untuk menjawab, namun kesempatan dan kemungkinan tetap ada sis

denissapputri - 1 March, 2014

Berharap Aleix buat kejutan jadi jurdu 2014. Hoaaaw bisa bikin nakamoto tercengang😀

67. penggemarmotor - 1 March, 2014

kenapa ya setelah sempat fenomenal di era stoner ducati melempem lagi?
nitip ya oom
http://penggemarmotor.wordpress.com/2014/03/01/kenapa-harga-mobil-naik-terus/

68. haryudh4 - 1 March, 2014

Bukannya kebalik ya kang…

Factory boleh mengembangkan mesin, sedang open tidak? CMIIW🙂

Taufik - 1 March, 2014

Factory itu pada saat Day-1 sbelum Race Losain nanti semua 5 / rider harus sudah disegel didepan technical director Race dorna . . . dan gak boleh diutak utik selama Musim berjalan . . . ini tercantum dalam Kitab kuning fim yang saya sudah kupas panjang lebar di sini mas bro

http://tmcblog.com/2014/02/11/factory-class-dan-open-class-pada-motogp-2014-berikut-paparan-perbedaan-keduanya/

69. bousquet191 - 1 March, 2014

semoga gak melempem kek kemareen2..

70. yudha depp - 1 March, 2014
71. tianwisam - 1 March, 2014

mas kang tulisanya salah karakter bukan katrakter….hehe

72. killbill1 - 2 March, 2014

kalo pusing begini regulasinya…ke depan bisa jadi open class aja, tidak ada segmen Factory Racing Team

73. Roy (Sempak Operpret) - 3 March, 2014

tinggal tunggu Suzuki, Aprillia ama BMW neh…

74. dave - 3 March, 2014

kalo factory mesin nya sama antar rider,,
berarti 2013 kemaren itu mesin nya vr ma jl sama dong?
kok ada yg bilang vr ga kompetitif soalnya mesin yg dikasi yamaha ga sama dengan JL,, gmn neh mas penjelasan nya ga ngerti..

75. Ini Alasan HRC Nggak suka Keputusan Ducati Pilih Open Class | tmcblog.com - 5 March, 2014

[…] sekalian, Seperti Kita ketahui bahwa Keputusan Ducati untuk memilih Opsi Open Class boleh dibilang secara harfiah bisa disamakan dengan apa yang pernah diucapkan Ducati’s […]

76. Ducati MotoGP Mulai Lapar… « wisnu3ds - 5 March, 2014
77. Livery Terbaru Ducati MotoGP musim 2014 | tmcblog.com - 11 March, 2014

[…] Ducati Sendiri mengalami perubahan management balap yang cukup besar di tahun 2014 ini dengan dikontraknya pembalap satelit Yamaha tahun 2013 lali yakni Cal Crutchlow dan tentunya sosok yang berjasa mengantarkan Aprillia sebagai Kampiun WSBk 2012, Gigi Dall’Igna sebagai Ducati Corse general manager. Bukan hanya itu saja . . . Tahun 2014 ini Ducati akan mengikuti semua seri MotoGP 2014 sebagai team Factory yang memilih opsi Open Class. […]


Sorry comments are closed for this entry

%d bloggers like this: