jump to navigation

Wacana Factory 2 Class MotoGP . . . wah tambah Mumet 6 March, 2014

Posted by Taufik in motogp.
Tags: , , , , ,
trackback

460x110rev_feb21

uk460x110feb

dovi2

Bro sekalian, seperti kita ketahui Keputusan Ducati Corse yang memilih Open Class, awalnya ditanggapi biasa karena awalnya adalah alasan yang masuk akal karena Ducati butuh pengembangan mesin. Namun karena keluarnya Update ChampionShip Software yang memiliki lonjakan kecanggihan yang tinggi, dan sejarah Magneti Marelli yang emang dari dulu dekat dengan Ducati membuat banyak Orang melihatnya sebagai suatu Trik dan sinyalemen kesengajaan tersendiri . . . Alhasil walaupun awalnya menerima, namun akhirnya HRC pun menanggapi keras pilihan Ducati yang notabenenya tim factory ini . Livio Suppo dalam interviewnya dengan tmcblog sendiri- walaupun secara tidak langsung- bahkan sempat sempat mencibir Ducati sebagai Team yang butuh bantuan agar di sejajarkan dengan factory class.

banner-440x100

banner-460feb14

Kayaknya Dorna mencium hal ini . . . dan adalah Carmelo Ezpeleta yang sempat diwawancarai  motor.as.com mengatakan Bahwa DOrna sedang merancang wacana baru untuk mencari solusi akan hal ini yakni menciptakan kategori ke tiga selain factory Class dan Open Class . . . yakni Factory 2 Class. nah lhooo Dua aja bikin mumet ini lagi nambah satu lagi jadi 3 hahaha, so jadi kayak apa peraturan ini?

menurut yang bisa tmcblog kunyah kunyah dari website tersebut dengan bantuan google Translate, Factory 2 Class berada di antara factory Class dan Open Class  . . . Factory 2 ini adalah Kelas Khusus yang dibuat Khusus untuk Ducati Corse/ Ducati team MotoGP dimana kelas ini ( Factory 2) harus diambil oleh Ducati Jika pada Race perdana nanti Di Losail Qatar mereka bisa finish di posisi 1,2 atau 3  . . . nahhh factory 2 Class yang katanya kan diberlakukan mulai 11 maret nanti itu sendiri nanti apa bedanya dengan Open Class dan factory class?

Di website tersebut dijelaskan tidak mendalam  . . . cuma disebutkan, factory 2 akan memperoleh pembatasan 22,5 Liter BBM ( Open Class 24 liter, factory 20 liter) dan penggunaan mesin yang hanya 9 ( open Class 12, factory 5 ) . . . dan sepertinya tetap tanpa pembekuan pengembangan mesin . . . peraturan dengan konsideran begini memang membingungkan . . .

apa jadinya jika nanti di Losail Aleix espargaro yang Juara 1,2,atau 3 ? . .  apakah akan kena klasusul factory 2 ? nah lhoo . . . nggak mungkin ya, Forward yamaha kan bukan team factory walaupun mesinnya ya mesin factory tahun lalu :D  . . .bagaimana menurut mas bro, apakah fair enough ? atau punya pendapat lain . . . monggo di share di kolom komentar . . . silahkan dikunyah kunyah dan didiskusikan secara bijak . . . semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

source : http://motor.as.com/motor/2014/03/06/motociclismo/1394062583_349450.html

Comments

1. motoblast - 6 March, 2014

Ru

cungkring - 6 March, 2014

nebengers

atlantison - 6 March, 2014

nyelip dikit

STANDAR GANDA: Ini Ujian Matematika kan? (Episode 3: Ralat yang Tak Pernah Terlambat) | Atlantison’s Weblog
http://atlantison.com/2014/03/06/standar-ganda-ini-ujian-matematika-kan-episode-3-ralat-yang-tak-pernah-terlambat/

rezaholic - 6 March, 2014

Factory 2 Class = (Open class + Factory class)/2

Opini: Mengapa Yamaha Enggan Menurunkan Vixion dalam Indoprix
http://rezaholic.wordpress.com/2014/03/06/opini-mengapa-yamaha-enggan-menurunkan-vixion-di-irs/

kampret - 6 March, 2014

factory kw2

ojobkuayutursolehatporakolod - 6 March, 2014

gara2 honda cerewet ngancam cabut perihal ecu ?? ……..justru yg disayangkan itu bukan pilihan ducati masuk openclass, tp ya itu tadi, ancaman honda yg sok penting ……klo d f1 itu biasanya tim merah yg suka ngancam2 mo cabut klo kehendaknya g direspon😦

hardiasbantuly - 6 March, 2014

Tenan tho… sandiwara maneh… lama – lama bisa skenario balapan… weeesss. kalo ada moto3 dan moto2, kenapa tidak dibuat saja moto1 (Moto Wan):mrgreen: buat menaungi Tim2 dengan motor Hasil beli dan riset. Trus dibuat lagi MotoU (Moto Uno) buat tim dengan motor rental pabrikan. Trus motoGP ya… tetep aja… Biar 4L yang balapan… Kan jadi penjejangan yang jelas tuh wak Haji… *Analisis pribadi

Faktor Umur mempengaruhi perilaku Rider…

masshar2000 - 6 March, 2014
motoblast - 6 March, 2014

wkwkwk…wuuuzzzz…lah masshar mana? maasshar mana? woooh disanaaa ketinggalan..hehehe

tuxlin - 6 March, 2014
Kobayogas - 6 March, 2014
Bintang Jati - 7 March, 2014
m4dc4t - 7 March, 2014

Ah, Honda aja yg ribut kok karena mereka tau klo benar2 semua factory harus pakai ECU hardware dan software MM maka mereka akan seperti beralih dari pake Macintosh ke Windows secara Honda selama ini pake ECU hardware dan software buatan sendiri. Yamaha dan Ducati selama ini kan sudah pake hardware ECU Magneti Marelli jadi itu sebenarnya alasan Honda yang ngotot habis2an masalah ECU ini karena mereka tau kalau itu terjadi mereka bisa ketinggalan dibanding yg lain musti mulai dari awal. Yamaha anteng2 aja karena mereka sudah develop motornya memakai hardware ECU MM ini sejak 2012 walaupun software masih mereka develop sendiri bisa jadi mereka sudah lebih siap. Dan antisipasinya dengan aplikasi software ECU MM versi Dorna dilakukan melalui M1 open class yang salah satunya ditunggangi Aleix Espargaro. Saya lihat disini Yamaha yang paling siap strateginya dengan regulasi yang baru ini. Menurut saya biarin aja ada kategori factoy dan open class gak perlu ada factory 2 segala. Toh dari hasil test Ducati gak pernah ada di posisi paling atas. Kalaupun ada factory 2 seharusnya itu hanya class temporary selama setahun ini saja.

Danang - 7 March, 2014

MotoGP penuh politik……….Mending sekecil mungkin teknologi elektronik, biar tahu Pembalap sejati, Classic Race jauh lebih jantan, dan menegangkan……………

hulssay - 7 March, 2014

ikut nebeng aja deh daripada ikut mumet..

http://hulssay.com/2014/03/07/gothic-style/

SUKIRMAN - 7 March, 2014

GAK NGURUS WES!!!

2. extenderjilq.com - 6 March, 2014

makin rumit…

ok

mariodevan - 6 March, 2014

Nitip

Honda Kesal DUcati pilih Open Class??! Woi Ngaca donk!! http://t.co/DkCizZOd0M

wisnu3ds - 6 March, 2014
Rizky Darmawan - 7 March, 2014

Lha kalo kebanyakan aturan jadi gak seru, pindah nonton wsbk ae lah. Walaupun streaming atau nonton delaynya yang penting seru, masih ada salip menyalip gak. Jadi posisi masih bisa berganti sampai last lap sekalipun. Toh diluar sana WSBK lebih digemari dibanding MotoGP hihi…

3. dexter - 6 March, 2014

Wow

4. gajah vs burit - 6 March, 2014

josssss

5. motoblast - 6 March, 2014
6. ipanase - 6 March, 2014
7. mariodevan - 6 March, 2014

Mesti HRC resek

Jeng ipah jajan pelumas, 8 lembaran merah melayang! http://t.co/cWDtiCXSIc

8. gajah vs burit - 6 March, 2014

komen gw nyangkuttt

9. Manday - 6 March, 2014

Honda2,

motor pualing canggih aja ky gini.
huh. . . .

payah. .

10. cungkring - 6 March, 2014

joss

11. ipanase - 6 March, 2014

semoga gasssssss

12. threeazz - 6 March, 2014

Prediksi saya,
2 atau 3 tahun kedepan bakalan lebih rame/booming WSBK kang haji,,,
Alasannya simple, baby moge dan moge beneran sudah merakyat disini..
Lagi pula, Moto GP udah terlalu.mahal

wisnu3ds - 6 March, 2014

iyah…mana sekarang modifikasinya gak gila2an …makin dekat dengan motor massal….

m4dc4t - 7 March, 2014

Setujuuuu

13. rangga cilimuz loverz - 6 March, 2014

mantaaaap

14. maxy - 6 March, 2014

suak2nya ajalah

15. maculmania - 6 March, 2014

memang aura konspirasi-nya tercium banget, wajar saja Honda komplain, karena mana tahu ECU dari DORNA lebih canggih dari HRC, apa kata dunia?

16. don95ol - 6 March, 2014

liat racenya ajalah, ngapain puyeng2 mikir aturan

17. kuda besi liar - 6 March, 2014

semua ini karena honda yang bawel, klo g menang lapor k emak’e (dorna).

18. BEJO - 6 March, 2014

Nyoba 10besar nih mumpung sepi,,dapet gak ya,,mudah2n dapet,,joosss,

BEJO - 6 March, 2014

Ternyata Gatot

19. IPY - 6 March, 2014

Apa maning kuwe….makin ra jelas dorna…ngga kayak formula 1 jelas…ganti 6 silinder jelas semua pabrikan ikut mulai dri team satelite sampai factory ngikut semua….alias saklek….

alexander - 7 March, 2014

Sorry, mas. Di F1 gak ada yang namanya tim satelit atau tim pabrikan. Meski ada dua sampai tiga tim yang memakai mesin yang sama, tetap aja beda. Buktinya, Renault punya tim sendiri, Renault F1. Namun hasilnya beda jauh sama tim Red Bull racing yang memakai mesin Renault. Karena dibalapan F1, mesin hanya menjadi salah satu faktor keberhasilan. Masih banyak faktor-fakrot lain yang ikut mempengaruhi sebuah tim untuk berjaya di F1. Pembalapnya, Aerodinamika, suspensi, sistem transmisi dan masih banyak ℓάƍï yang lainnya. (Opini pribadi)😀

20. ONTA LAPER - 6 March, 2014

Wes to mau pake aturan kayak apapun sakarepmu…ane cm berharap balapan montor jipi jd seru…sikut2an, pancal2an, gethok2an helm…kalo gak seru ato mau maen aman mending lambaikan tangan…!!!

21. arston - 6 March, 2014

makin rumit…..mlh jd banyak mslh……balapan kok terlalu banyak politik……

22. IGO Lover - 6 March, 2014

karena DORNA bikin banyak peraturan yg ambigu, saya sih dukung semua nya jadi open class tapi dengan jatah 8 mesin saja per musim..

kalo peraturan yg sekarang SANGAT TIDAK ADIL dilihat dari segala aspek, apalagi peraturan terbaru, malah terkesan meng ISTIMEWA kan DUCATI🙄

payah.. Dorna PLIN-PLAN

23. aulia - 6 March, 2014

Gara2 buat aturan tapi kurang matang,,, ya gini,, rawan di rombak… Liat ªϑǰǰα ntar, pasti jadi rancu

24. 2tak - 6 March, 2014

Kakean aturan!

25. ONTA LAPER - 6 March, 2014

Mau Honda protes, mau Ducati pndah kelas, mau Yamaha gak naek klas ane tetep ora urus…yg penting balapannya seruuuuuuuuu….!!!!

26. jaos_konsumen biasa - 6 March, 2014

kalo menurut sy sih…ya nggak masalah la. Mengingat kerusakan yg terjadi di motogp akibat campur tangan penggiringan oleh hahrese selama ini…kerusakan sisi entertainment dan jumlah peserta, maka perlu waktu lagi utk utakatik mencari bentuk yg lbh cuocok biar motogp menjadi hidup kembali di mana ada team selain ymh dan hnd ada di depan.

lakukan aja …itu malah lebih baik lagi drpd crt bahkan era 800cc hasil penggiringan hahrese kemarin.

biarkan aja si nakamoto cuerewet selalu.
😀

27. jaos_konsumen biasa - 6 March, 2014

efek terlalu menuruti keinginan hahrese selama ini memang bener2 bikin dorna kerepotan….tapi gak apa la sedikit kekacauan dlm pembuatan peraturan.

asal jgn kayak di sini aja….ada rule barbel segala, belum lagi maksa sirkuit buat 150cc gado2 yg power jauh tinggi dibanding bebek…yg anehnya diterima para fbh dengan legowo krn kurangnya pemahaman. Bukan legowo krn paham ya….
😀

andinohara - 6 March, 2014

rayuan agar Corse ga cabut dari Motogp
betul kan ya wak Haji..hehehheheh

scnk - 6 March, 2014

Betul..giliran bebek nyentul boleh2 saja asal menang
Tapi kalo sport kudu pake kerudung plin plan wakakak

28. Mase - 6 March, 2014

aku jadi gak suka motogp neh…

29. ONTA LAPER - 6 March, 2014

Jangan2 aturan balap lokal 150sese terinspirasi jg dari Dorna…amburadul, rancu, ngawur…Wkwkwkwkwkwk

zzzoph - 6 March, 2014

150 sese lokal amburadul sih wajar masbroh… wong perdana…
lah ini dorna… udah puluan taun… 😀

30. sinbe - 6 March, 2014

makin luar biasa aja nih peraturan

31. kebo ijo - 6 March, 2014

tmbah komet mbah….😀

32. jetwan tumpaker - 6 March, 2014

ga perlulah, yg sekarang aja dijalanin dulu sampe habis musim, masa regulasi belum diaplikasikan koq udah ada revisi??? makin kelihatanlah kong x kong : kong – kong + kong antara Ducati dgn Magneti Marelli… (kalik)

wisnu3ds - 6 March, 2014

hehehehe setuju…..

33. wisnu3ds - 6 March, 2014

mau dibawa kemana nih motogp……makin kacau aja…masa tiap bulan ada perubahan…..gimana nih…ntar nunggu ada balapan baru ada hasilnya lagi…….

34. anggora - 6 March, 2014

setidaknya udah ada niatan dorna untuk lebih mengefisienkan pengeluaran di motoGP…… meskipun kelihatannya malah memihak ke pabrikan ducati….. eh,,, open class ducati dink

35. mantan kacung - 6 March, 2014

Mbingungi… Gek entes wæ ducati mlebu open kon pindah factory 2 class. Nek seri pertama iso podium/ juara seri…Setuju ga’ wak haji..?

36. Denymon - 6 March, 2014

Enakan ngurusin balap kebo om, ribet ngikutin aturan motogp

37. Helm Inside - 6 March, 2014

Ikutin dulu aja kali… kan racenya juga blm…

38. mpaja - 6 March, 2014

imho.
HRC disudutkan.
ntah ini cara dorna nantang HRC secara halus….?
mungkin dorna bilang. “ini balapan punya gw trus lu mau ape…?”

39. R2 - 6 March, 2014

yang ngerusak entertain MotoGP itu HONDA. Dorna bikin peraturan tp HONDA terlalu banyak ikut campur dlm pembuatan peraturan. Kalau pun HONDA mau mundur jg gpp sh ya, toh masih bs rame jg. Contoh WSBK, rame kan.

40. denissapputri - 6 March, 2014

ebusyett ini.. dorna.. peraturan jangan dibuat mepet dengan race perdana dong,. kasian ribet, ini pasti idenya nakamoto n de geng. wehhh

Bocah_Ugal - 6 March, 2014

bukan nakamoto mba.. mlah nakamoto itu mrasa terzolimi karena peraturan regulasi mengarah ke ducati.. jadi ducati yang jadi anak emas sekarng semua peraturan seakan memberkan peluang agar ducati bisa kompetitif ngelawan team pabrikan jepang yanng notabene yg menguasai podium pda moto gp..

mohon di koreksi kalau slah thx

denissapputri - 6 March, 2014

Weh, maksudnya nakamoto yg mendzolimi motogp, bukan dizolimi .__. Buat hrc apa sih yang nggak? Eheh

Riz14 - 6 March, 2014

Betul sih kelihatannya kalau gini malah tim dari Jepang yg d rugikan. Karena magneti emang biasa buat ecu untuk ducati. Ayo gimana kalau Dorna minta bikin ecu nya sama pihak HRC Wkwk. Apa g protes ducati dan yamaha?

m4dc4t - 7 March, 2014

Ah, Honda aja yg ribut kok karena mereka tau klo benar2 semua factory harus pakai ECU hardware dan software MM maka mereka akan seperti beralih dari pake Macintosh ke Windows secara Honda selama ini pake ECU hardware dan software buatan sendiri. Yamaha dan Ducati selama ini kan sudah pake ECU Magneti Marelli jadi itu sebenarnya alasan Honda yang ngotot habis2an masalah ECU ini karena mereka tau kalau itu terjadi mereka bisa ketinggalan dibanding yg lain musti mulai dari awal. Yamaha anteng2 aja karena mereka sudah develop motornya memakai ECU MM ini sejak 2012. Menurut saya biarin aja ada kategori factoy dan open class gak perlu ada factory 2 segala. Toh dari hasil test Ducati gak pernah ada di posisi paling atas.

Riz14 - 7 March, 2014

Kalau ecu nya honda juga pakai punya magneti mirreli. Yg hrc protes itu kalau sampai software juga pakai punya magneti mirreli. Kemudian kalau honda ngembangin software nya malah d curi ama Dorna. Rugi dong? Sia dia bayar insinyur mahal kalau buat d bagi. Ckck.

41. ciput - 6 March, 2014

Opo jarene DORNA wis kang…pokoke klo dah start ayoooooo…

42. paperiders - 6 March, 2014

asal motor gepe ga di monopoli sih ga papa,,
mungkin ke depan lebih seru WSBK kali ya kalo lama-lama gontok-gontokan gini:mrgreen:

43. Daffa - 6 March, 2014

Belum.balap aja Jurinya “Dorna” dah memulai dengan
kecurangan kecil……wajar jika Factory Class mencibir ducati
yang jelas terbukti ada main sm Magneti Mareli….mending
Di buat open aja semua class….toh biaya sama….

44. zzzoph - 6 March, 2014

ducati taik lah….

zzzoph - 6 March, 2014

dorna lebih taik…

45. rawingmakalangan - 6 March, 2014

lieur lah ….tpi semakin penasaran liat race nya aza…

46. ilmu pengetahuan umum - 6 March, 2014

Gara2 tim besar yang tdk berjiwa besar.

47. ilmu pengetahuan umum - 6 March, 2014

Gara2 tim kecil yg tdk mau terus2an kecil

48. cicak kreatip.com - 6 March, 2014
49. bikerlover250 - 6 March, 2014

tim satelit apa jadi ny pa hj, apa satelit klas?

bikerlover250 - 6 March, 2014

blm balapan udah keder

50. ilmu pengetahuan umum - 6 March, 2014

Yang penting nanti balapanx seru saling over take,,sikut2an,, n dengkul2an..

51. pembaca - 6 March, 2014

pasti ada udang dibalik batu nih.. :Pasti

52. Gombloh - 6 March, 2014

Haduh kok pake sarat gitu ya.
Kan untul gak juara 1_2_3 , keknya bisa disiasati deh

53. Rudy SouL - 6 March, 2014
54. budi - 6 March, 2014

kok bisa ya ducati gtu ???
klo posisinya di balik jadi yamaha ato honda yg di posisi ducati gmna yaa??
klo ducati emg pake software magneti yaa gak mslh kan gbung factory class, toh mrk udh kerja sama daridulu n pabrikan di bebasin pake ECU apa aj..
semua pabrikan sama aja, adu teknologi di aplikasi ke balap kan bgus..
jadi kyak gni mgkn SDM nya yg beda2 yg 1 unggul yg 1 kurang jadi mlah pada slg iri, anehny juga knpa ducati bsa jeblok di era 1000cc, pdhl era 800cc joss, yamaha juga mnurun d 1000cc, mlah honda dl d 800cc jeblok tp skrg bgkit ..
aneh bgt, tnya knpa???

peyek - 6 March, 2014

baca dulu dg bnar br ente koment biar ente bisa faham apa itu open class, factory open class, factory class dan factory 2 class. Imho

scnk - 6 March, 2014

Karena bagi HRC/honda selain adu balapan mereka mengadu teknologi siapa yang paling canggih dengan buatan sendiri tanpa campur tangan pihak lain..dan itulah yang layak di tunjukkan ke mata dunia

R2 - 7 March, 2014

@ SCNK : iya bener pabrikan yg ikut di MotoGPitu mengembangkan teknologi mereka di MotoGP agar nantinya bisa di aplikasi utk produksi masal. Nah yg jadi masalahnya gk smua tim bisa sekuat pabrikan yg sumber dana unlimited buat mengembangkan piranti tsb. Jadilah balapan tidak seru lagi itu sisi negatifnya, sisi positifnya ya motor2 produksi masal khususnya moge tekhnologinya sudah hampir spt d motor MotoGP. Smoga saja dengan berlakunya OC nnti balapan kembali spt d era GP 500cc😀 yg lebih berperan adalah skill, bukan skill yg dibantu “elektronik”, cth deh Marquez klo gk ada traction control udh ndlosor mulu dg gaya balapnya itu, di Moto 2 kan begitu, coba dh Baby Alien bawa motor GP 500cc😀 ketauan itu skillnya gmn.

m4dc4t - 7 March, 2014

@R2 bener banget, tanpa bantuan elektronik super canggih milik Honda gak bakalan Marquez berprestasi seperti sekarang ini. Harus diakui sejak akhir 2010 elektronik di motor Honda RCV memang yang terbaik, sangat superior.

budi - 7 March, 2014

@peyek
ane udah baca bro makany tggepan ane gtu..
kan ducati emg krjasama sm magneti ..
@m4dc4t
iyaa klo honda smnjak stoner gabung byk bgt perubahan di engine dan software..
semenjak gagal total sm nol prestasi era 800cc mrka bgkit jadi hasilnya kyak skrg ne honda
mgkn honda pgn antara pabrikan tanding scara jantan, kyak dl d era 800cc ducati yamaha bersaing tp honda gak byk bcara tp skrg stuasi terbalik honda yamaha bersaing ducati jeblok bkannya bgkit malah “manfatin” regulasi ..
tp diluar tu ECU di motogp emg pgruh besar, skrg motor di indo dr bebek skutik sm sport ad ECU nya

55. han - 6 March, 2014

sprti kta stoner dulu “mereka yg ada di motogp skrng spti boneka”

56. bikerlover250 - 6 March, 2014

akibat kebanykn elektronik ya gini jd ny bukan kpd skill pembalapnya

57. sarindil - 6 March, 2014

===========

HRC sakit ati nihhh..
krn ECU hrc kalah canggih dr punya dorna..

=======__

58. r6stunt - 6 March, 2014

ternyata dono eh dorna msh tnduk ma hrc y?kmrn cman grtak sambal doank???
gara2 hrc ngambek mlah tambah runyam regulasi,,,,
knpa ngambek sih???
#lirik tim biru sebelah yg adem ayem panen sponsor,,,,,

59. Ryonz - 6 March, 2014

motogp makin ke sini makin ga jelas…
ancuuuuuuur………….!!!!!!!!

60. warungasep - 6 March, 2014
61. Nobita - 6 March, 2014

keputusan ducati masuk open class agar dapat pengecualian regulasi factory dapat diterima agar persaingan semakin baik, pabrikan lain pun sadar kalau memang ducati tertinggal…..

TAPI.

protes suppo hrc juga bisa dimaklumi…., dan itu benar…

awalnya adalah open class diberi “kelebihan” mesin dan BBM karena kemampuan software standar dorna itu terbatas…,
Namun kenyataan kini bahwa ternyata magneti marelli pun bisa dan boleh mengembangkan ecu open class menjadi semakin canggih, timbul pertanyaan.., apa bedanya dengan ecu factory class..??
bisa saja kedepan, software magnety marelli secanggih software pabrikan…

jika ecu semakin canggih, jumlah mesin lebih banyak, pengembangan mesin tidak bekukan, maka tujuan open class tentang balap murah jadi jauh panggang dari api….

peyek - 6 March, 2014

ini br komen pake ilmu bukan asal njeplak saja.
Mantep bro

scnk - 6 March, 2014

Betulll..sama juga bodong🙂

ripcord - 7 March, 2014

“jika ecu semakin canggih, jumlah mesin lebih banyak, pengembangan mesin tidak bekukan, maka tujuan open class tentang balap murah jadi jauh panggang dari api….”

Setuju banget om..

Ditambah lagi BBM yg lebih dari 20liter, ban lebih lunak, apa ndak bikin makin boros biaya tuh??

62. pucuq - 6 March, 2014

Aturan baru biar ducati gak kebagian podium.

63. rifky - 6 March, 2014

peraturan yg mumet…. dan tidak merata ujung2nya bukan balapan tapi turing…

64. Ryonz - 6 March, 2014

kl ane jd pemilik tim ducati,ane akan intruksikan pembalap ane untuk tidak finish 3besar di dua atau tiga race pertama meski sebenernya mampu,
tujuannya supaya tetep bisa di perbolehkan tetap di kelas open……
gmn kl gt???????

65. orang awam - 6 March, 2014

dorna mengeluarkan keputusan baru hanya karena ada protes dari HRC? ada apa ini???

scnk - 6 March, 2014

Karena motogp bkn hanya ducati..soal yamaha diam bukan berarti mendukung atau tidak mendukung protesnya honda..bisa jadi mereka bertepuk tangan di belakang tanpa berani maju kedepan atau gak punya power buat bicara

66. monkeymotoblog - 6 March, 2014
67. sam joas - 6 March, 2014

Panitia kok bisa dipengaruhi sama peserta?? Wibawanya dimana??? Dan dalangnya ya si itu lagi.. Loe lagi loe lagi

andinohara - 6 March, 2014

4 L bro klo kata wak haji

68. besipacuan - 6 March, 2014

Lama2 setiap tim punya kelas sendiri nih..

69. Nobita - 6 March, 2014

open class yang dijalankan oleh factory team memang akan jadi sesuatu yang wah…..

70. rdy - 6 March, 2014

Honda aja yang terlalu mewek
katanya sumber daya melimpah
kalau mau cabut cabut saja
toh repsol gak butuh waktu lama berlabuh ke lain hati …wkwk
dan ini dapat pabrikan lain spt suzuki, kawasaki maupun aprilia ikut kembali ke moto gp

peyek - 6 March, 2014

k0men ya k0men bro tp pake ilmu bukan asal njeplak aja.

R2 - 7 March, 2014

ya gk begitu jg bro, Dorna bikin peraturan bgtu biar balapan lebih seru dan pabrikan lain ikut berpartisipasi jadinya makin rame krn pemangkasan biaya dr sisi pengembangan elektronik bisa dilakukan dengan adanya OC. Nah efek negatifnya setiap pabrikan tidak bisa berkreasi lebih untuk mengembangkan piranti elektronik yg d uji di balapan dari segi keunggulan, ketahan dan kecanggihan piranti tsb untuk bisa di aplikasikan ke motor produksi masal mereka nantinya😀
sory kalau salah😀

71. bretpit - 6 March, 2014

Hmmmm….. Lieurr….
Loba teuing gaya si dorna

72. rdy - 6 March, 2014

coba aja tim honda rcv 1000 gak lemot gak berada di papan bawah
mungkin gak akan “berkokok” di siang bolong bukti ketakutan honda kah ????
# logis ???

peyek - 6 March, 2014

bukan itu masalahnya bro, rcv1000 itu bukan motor prototype trus harus ngelawan m0t0r prototype ya jelas gak wajar.

Riz14 - 6 March, 2014

Maksud ente bandingin ama m1 aleix? Wkwk udah d bilang beda karena m1 aleix adalah prototype musim lalu. Ckck

73. KUDA jingkrak - 6 March, 2014

waduh aneh” lg nih motoGP…. Ada udang dbalik rempeyek kah???😀
Klo ducati ga cabut dri team factory,mungkin ga ada factory 2…

74. Bayu - 6 March, 2014

Aku hanya bisa bilang WOOOWWWW ke mbah Dorna…. wkwkkwkwkwkwk😀

75. rega - 6 March, 2014

“Pada akhirnya, jika Open Class berada bareng motor factory, dengan software canggih, bahan bakar lebih, lebih banyak tes, lebih banyak mesin, maka ini bukan kelas yang lebih murah dibandingkan motor Factory. Dan saya pikir, ini adalah tujuan utama dari regulasi, untuk menciptakan kelas yang lebih murah,” beber Suppo http://m.otomotifnet.com/read_article/17390221/2014/03/05/MotoGP_:_Simak_Kontroversi_di_Balik_Kepindahan_Ducati_ke_Open_Class__bagian_2_

76. KAMEN RIDER GAIM - 6 March, 2014

awass doraemon ntar ngamuk lho mba dorna
😆

77. belalangmerah - 6 March, 2014
78. bousquet191 - 6 March, 2014

mending honda masuk open class juga deh.

79. Asys Fandi - 6 March, 2014

Honda dan Yamaha pantas klo geram dgn keputusan ducati turun kelas…ada ketidak adilan di sini. mereka team pabrikan…bisa2nya turun ke OC………klo yg jadi alasan pengembangan..dari kemarin2 kenana…???

R2 - 7 March, 2014

lol ini komen asal komen aja ” dari kemarin2 kenana…??? ” kemaren itu disaat musim balap berlangsung tidak boleh melakukan pengembangan mesin, sedangkan jeda waktu liburan balapan itu tidak cukup bagi mereka yg kurang basicnya dan pengalamannya dibanding tetangga. hahay

Asys Fandi - 7 March, 2014

Alasan……..LOL.

80. krisna - 6 March, 2014

melihat hasil test ducati yang sudah mengerikan….
http://krisnajati9.blogspot.com/2014/03/kalau-stnk-mati-dapatkah-ditilang.html

81. bousquet191 - 6 March, 2014

😯 ..
Mumet.

82. peyek - 6 March, 2014

masalah fair nggaknya sih hanya dorna dan team motogp yg lebih faham krn kita2 disini cuman pembaca setia raja

KUDA jingkrak - 6 March, 2014

ya masbrooo😀
Ada apa dan apa adanya,cuman mereka yg tau… Kita tinggal duduk manis,ngopi+ngudut sambil mlototin yg dsuguhin dorna cs nanti😀

jaos_konsumen biasa - 6 March, 2014

sekalian kolom komentar dihapus biar gak usah komen…gitu ya.

anda ini mau belagak low profil….tp malah jd nampak uoonnya.

83. rossifumi - 6 March, 2014

aturannya perlu ditambah soal tipe ban,

84. sigit - 6 March, 2014

kalo pgn menang melulu ONE MAKE RACE dijamin ga ribut antar merk
sekali kali di Sentul lagi dong kaya dulu

jomblo no! mono yes! - 6 March, 2014

Odong-odong cup itu! Bisa ketinggalan 6 detik

85. fb wong deso - 6 March, 2014

hahaha…
Wak haji ,kynya motogp ketularan peraturan balap indonesia.
Indo@Pairing,naked,bebek
motogp@factory 1 ,factory 2, open clas

ga mau kalah tuh ma indonesia,, takut kesaingin hebohy x.

86. arek cilieck - 6 March, 2014

motore ducati wes lemottt….

87. lovemybike - 6 March, 2014
88. Tuwir - 6 March, 2014

HRC hengkang dr motoGP….malah asyikkkkk…
balapan jd makin kompetitif… makin tmbah menarik…..

tdn - 6 March, 2014

kate siape… motogp bisa rame karena ada honda dan yamaha, coba salah satu dari mereka hengkang??? dorna juga gak bodoh, karena tau bahwa penggemar motogp yang terbanyak dari kubu honda dan yamaha

scnk - 6 March, 2014

Pengen juara tanpa lawan yaa❓ xixixi

89. Mencret_Pisan - 6 March, 2014

Tahun lalu dengan lantangnya Livio Suppo bilang akan membantu Ducati hingga bisa bersaing dengan Top Team MotoGP,sekarang?????jilat ludah tuh!!!!Yang memalukan ya HRC,amit amiiiit jilat ludah sendiri setelah liat Ducati bisa menyodok.Kalo PD mesin Honda bagus kenapa harus takut,Iddiiiiih malu deh.persis kek AHM ajah,hehehe

90. Ridwan - 6 March, 2014

Semusin bisa 12 mesin, waduh….mahal lagi ni balapan, padahal dulu kan dorna yang mendorong balapan lebih murah. Bagaimana jika yamaha dan honda ikut open class juga, geber-geber sampai protol ga pusing, tinggal ganti mesin lagi.

91. masshar2000 - 6 March, 2014
92. peyek - 6 March, 2014
93. tdn - 6 March, 2014

hadoooohhhh…. kena sambel terasi

94. Ferboes Richardson - 6 March, 2014
95. k14 - 6 March, 2014

balik jaman 2tak aturane gampang

96. HRS - 6 March, 2014

lama lama spt dimari regulasi balap smrawut..ntar revisi lagi Dorna ada open class 2 alias motor yg dpasaran aka WSBK masuk GP.
mendingan drag race kelas bebas aja aka Balap liar, berani jadi..tmbh ruwet lg wk.k.k

97. paztiee - 6 March, 2014

tmbah mumet…. nyimak aja

98. s0erya - 6 March, 2014

dorna bingung bin pusing 7 keliling😀 modaro…

99. kampreet - 6 March, 2014

pesenan hrc tuh….dorna tunduk ama hrc

100. Penyuka R2 - 6 March, 2014

84. Mencret_Pisan – Maret 6, 2014

Tahun lalu dengan lantangnya Livio Suppo bilang akan membantu Ducati hingga bisa bersaing dengan Top Team MotoGP,sekarang?????jilat ludah tuh!!!!Yang memalukan ya HRC,amit amiiiit jilat ludah sendiri setelah liat Ducati bisa menyodok.Kalo PD mesin Honda bagus kenapa harus takut,Iddiiiiih malu deh.persis kek AHM ajah,hehehe
====================
Sing mencret sopo bro, AHM lagi laris nih semprotnya, terjual 45 rebu lebih di bulan Februari. Gak tau kalau pabrik sebelah.

101. kadalaspal - 6 March, 2014

kebanyakan kelas

102. 0yoo - 6 March, 2014

wah ya g tau jg bs jd cukup adil mengingat indikasi kls2 baru pny kans menjanjikan & ada benarnya jg dgn menunggu hasil race seri awal minimal dorna bs melihat seberapa real aturan factory 2 bisa diberlakukan #sepertinya lho ya..

103. jaos_konsumen biasa - 6 March, 2014

setelah baca2……wacana fact.2 class muncul krn kemarahan hahrese yg diganggu keinginannya utk tetap mendominasi rules motogp. Pdhl tujuan dorna adalah supaya semua team jd open class….dan bertarung di level permainan yg sama.

so…itu adalah proses yg sukar bagi dorna buat lepas dari intimidasi hahrese.

sy berharap forward ymh yg podium, lalu diikuti duc…shg nantinya jadi semakin kuat bhw open class adalah bagus buat motogp, dgn ecu magneti marelli yg mana duc mau bantu kembangkan sedangkan hnd dan ymh menolak bantu. Dan dgn dmkian, tidak perlu ada factory 2 class…

so…duc…jgn finish race 1, 2 ,3 di losail nanti….shg gagal lagi efek intimidasi hahrese😀

104. fb wong deso - 6 March, 2014

yang ga punya dana ya ga usah ikut balapan!!
Gtu ajah repot !

Balapan xok dikasih subsidi ! Yg dpt subsidi tu rakyat kcl !

105. SEMPAK Tjap EAGLE EYE - 6 March, 2014

mending lihat Moto3 aja deh…Honda vs KTM

atau WSBK, meski ada EVO class tapi gak rumit dan penuh intrik kayak di motoGP

106. Y.I.P.S - 6 March, 2014

tambah ruwet

107. Riz14 - 6 March, 2014

Kalau cuman mesin dan bensin yg d kurangi sih sia sia. Mending g usah d adakan factory 2. Wkwk Dorna saking Pengennya ducati bisa kompetitif d bikin lagi lah peraturan abal abal yv sangat amat makin membingungkan. Wkwk

108. yanu - 6 March, 2014

berarti bener nih ucapan petinggi HRC…salut buat honda! bongkar semua teknologi abal2!

109. yanu - 6 March, 2014

dorna plin plan!

110. invisimotoro.over-blog.com - 6 March, 2014

These short words are great simply because they really add up for a score within the end and so they also limit the words your assailant can build
off on. After which is open, you are able to click on
the “view files” or the “view objects” buttons and appear around.
You would type “70” within the little box under where it says “value” in cheat engine.

111. Riz14 - 6 March, 2014

Kalau d balik Dorna minta bikin kan ecu sama pihak HRC atau pihak yg biasa buat ecu buat honda gimana? Wkwk. Kira kira pada nerima g Fby dan fbd? Bos ducati dan yfr apa juga nerima? Wkwk

112. Ragiel New Trakhir - 6 March, 2014

Ah macem2 z dorna. Sama ky pemerintahan RI bikin bnyak peraturan bkan’y fokus pd 1 hal. Blapan y blapan,beda kelas beda kasta.
Jd gado gado kalu gni mah😐

113. ASIAWAE - 6 March, 2014

kalau MAGNETI MARELLI bikin software khusus buat DUCATI, kenapa ducati pilih open class ? itu namanya mau cari untung alias licik. wajar kalau yang lain pada iri.

114. bodytipis - 6 March, 2014

Dorna udah gak peduli ma hrc, behahahaha

115. Kobayogas - 6 March, 2014
116. samidi - 6 March, 2014

Maunya mahonda menang sendiri

117. topan - 6 March, 2014

Absen

118. motogokil - 6 March, 2014

yang ngakali dan yang diakali saling cepet2an mempengaruhi regulasi, hadooohh
titip mas http://motogokil.com/2014/03/06/kenapa-yimm-bersikukuh-hanya-akan-menurunkan-r15-untuk-balap-kira-kira-apa-kelebihan-r15-dibanding-nvl/

119. ᅫᅫᅫTORRESᅫᅫᅫ - 6 March, 2014

Sue sue ra payu moto gp ne…. Kurang asik di lihat

120. Permadi kuncoro - 6 March, 2014

38.
imho.
HRC disudutkan.
ntah ini cara dorna nantang HRC secara halus….?
mungkin dorna bilang. “ini balapan punya gw trus lu mau ape…?”
Oleh mpajaon Maret 6, 2014 pada 6:21

______

Halah lagu lo honda keluar dr moto gp juga ga masalah,… ga ikutan moto gp juga ga patheken.

PAKAI OTAK BUKAN NYALI - 7 March, 2014

ya sudah buruan keluar dong
jangan cuma gertak sambel

121. Permadi kuncoro - 7 March, 2014

89.
Tahun lalu dengan lantangnya Livio Suppo bilang akan membantu Ducati hingga bisa bersaing dengan Top Team MotoGP,sekarang?????jilat ludah tuh!!!!Yang memalukan ya HRC,amit amiiiit jilat ludah sendiri setelah liat Ducati bisa menyodok.Kalo PD mesin Honda bagus kenapa harus takut,Iddiiiiih malu deh.persis kek AHM ajah,hehehe
OlehMencret_Pisanon Maret 6, 2014 pada 8:46 pm

_______

Bukanya ymim yg jilat ludah kata nya ga mo bikin sprot murah tapi pada ahir nya bikin juga….

liat tengkuk dulu kalau mo komen….

PAKAI OTAK BUKAN NYALI - 7 March, 2014

oon kagak nyambung

122. Permadi kuncoro - 7 March, 2014

awass doraemon ntar ngamuk lho mba dorna
Oleh KAMEN RIDER GAIMon Maret 6, 2014

_________

Komen bromo corah.

123. Permadi kuncoro - 7 March, 2014

Karena motogp bkn hanya ducati..soal yamaha diam bukan berarti mendukung atau tidak mendukung protesnya honda..bisa jadi mereka bertepuk tangan di belakang tanpa berani maju kedepan atau gak punya power buat bicara

______

kaya ga tahu ymh aja dy akan diam kalau sekiranya ada keuntungan di dalam nya….

tapi misal nya kecolek dikit aja mewek percis bocah paud, contoh masih ingat kan black flag di philip island…..

masa lupa kronologinya baru maren.

PAKAI OTAK BUKAN NYALI - 7 March, 2014

sudah jelas HRC salah menginterprestasi regulasi dorna
sama persis ketika race di autralia tahun lalu yg mngakibatkan MM didiskualifikasi

2x salah

ketularan FBH Oon

124. Sontoloyo - 7 March, 2014

kok malah gampang aturan balap liar di sini ya …

125. TOA - 7 March, 2014

motogp bubarke wae, ganti indoprix wae.. :v :v

126. wen - 7 March, 2014

makin gk jelas dorna…
yg gk mampu. ya gk usah maksain ikut motogp..
ke wsbk aj ducati….
hufh… peraturan yg mulai di paksakan….

127. alexander - 7 March, 2014

Nah..apa ℓάƍï ini?..hadeehh.. MotoGP itu kan balapan prototipe. Seharusnya dikembalikan kehabitat asalnya. Biarkan masing” pabrikan mengeksplorasi kehebatan tukang insinyur mereka dalam menciptakan sepeda motor. ECU dan software seharusnya gak usah dibatasi alias dikebiri. Aturan soal mesin dan bahan bakar, itu sudah bagus. Dengan adanya pembatasan mesin, tiap pabrikan yang ikut berkompetisi pasti akan berupaya meningkatkan durabilitas mesin. Mengurangi bahan bakar akan membuat mereka berupaya untuk membuat mesin yang irit sekaligus handal. Hasil yang didapat dari riset di MotoGP, akan berusaha dikembangkan ℓάƍï menjadi sebuah produk massal. Kalau semua pengembangan mesin, ECU maupun software dibatasi, lama-lama balapan MotoGP akan ditinggal oleh pabrikan. Kenapa? Balik ℓάƍï ke alasan pabrikan ngikutin ajang ini. Kalau Honda keluar, apa Dorna bisa menjamin Yamaha tetap mau ngikutin ajang ini? Kalau ECU maupun software semuanya serba diatur sama Dorna, apa ℓάƍï yang bisa dikembangin oleh pabrikan? Bahkan Yamaha mengklaim, R1 merupakan hasil riset yang didapat dan dikembangkan dari YZF-M1 alias motor balap. Takutnya, MotoGP malah akan menjadi OMR. One Merk Race, balapan satu merek aka DUCATI. Bisa-bisa nantinya akan tercetus ide untuk membuat balapan tandingan, dengan aturan yang lebih longgar. Kalau Dorna menilai balapan MotoGP monoton karena hanya diikuti oleh 3 merek saja, harusnya Dorna berpikir bagaimana untuk menarik minat pabrikan lain buat ikut berkompetisi. Kalau saat ini Honda dan Yamaha yang berjaya, wajar adanya. Lihat pembalap mereka, lalu orang-orang yang berada dibalik layarnya (insinyur dan kru mekanik). Mereka bisa membuat motor yang handal. So, apapun alasan Dorna. Siap-siap aja melihat MotoGP ditinggal oleh pabrikan dunia.

128. ndas becak - 7 March, 2014

5 mesin vs 12 mesin….siapa yang penakut uda kliatan….ngohahahaha

129. Mencret_Pisan - 7 March, 2014

Solusinya HRC me-ReCall semua mesin CB150R eeeh mesin dari team privater yang pake mesin Honda dan menggantinya dengan Mesin Prototype taun kemaren yang bawa MM93 juara.Ganti juga ECU nya ama keluaran terbaru dari Magneti.Tapi apa HRC mau???HRC sama aja ama ng-AHM,jualan motor bobrok a.ka sampah dan hanya ngambil untung semata.Betul apa kagak yah????Yamaha adem2 aja tuh gak se nyolot Honda.Amit amiiiiiit deh ah.wkwkwkwkwk

130. lupuz - 7 March, 2014

Ah biar rame moto gp…agar nggk 4L…..lo lagi lo lagi….wkwkk

131. Yamaha Esa - 7 March, 2014

mau menghancurkan pabrikan jepang, khususnya Honda koq sampe segitunya ya……………

132. exobar - 7 March, 2014

Yang jelas pembaca warung wak Haji …tambah pinter kabeh…:D

133. Roy (Sempak Operpret) - 7 March, 2014

udah lah… balik aja ke mesin 2 tak n kemudian ecu dan sensor nya di kurangi bahkan di hilangkan.

balapan DOHC udah kehilangan arah begini…

ck ck ck…

134. dave - 7 March, 2014

makin gajelas ini c,,
di dunia ini yg nama nya pure ga memihak tuh susah banget,,

135. mydasign - 7 March, 2014

ckckckck… dorna sampek segitunya buat menuhi grid motogp…
mending kalo seperti itu dibubarkan saja motogp.
digabung ke WSBK, silahkan tim pabrikan riset ecu.
sementara motor pake superbike. biaya pasti lebih murah.
toh sekarang performa sudah mendekati motogp.
dijamin tuambahhhhh rameeeeee……

136. Vespa Ijo Rider - 7 March, 2014

Bener juga kata Stoner.. balapan motogp MAKIN GAK JELASSSS…!!!!

137. m4dc4t - 7 March, 2014

Iya nih, saya lihat hasil test di Philip Island catatan waktu simulasi race Lorenzo, Rossi dan Pedrosa di 1mnt30dtk an udah beda tipis banget sama fastest lap WSBK juga di 1mnt30dtk an…..bisa jadi juga karena kareakter sirkuitnya…

138. Sigit - 7 March, 2014

hasutannya honda

139. Jono - 7 March, 2014

Ducati di motoGP gara-gara ECU magneti marelli jadi ribet. Di WSBK gara-gara 2 silinder 1199 harus dikasih pemberat tambahan motornya, motor ribet. Mogenya di pasar aja max cuma 2 silinder, suara jelek, overprice pula.

140. r6 - 7 March, 2014

hahahahahahah njelimet bin ribet tenan yo………..

141. Adhimas Bramanti - 7 March, 2014

HRC suka parno kl ngliat musuhna dapet benefit dr Rule.g sadar taun kmrn mreka memaksa Dorna buat ngrubah aturan biar marques bs gabung HRC. Taun ini Yamaha sama Ducati lbh jeli melihat celah diperaturan.salah HRC sdri g plajari aturan scr mendalam dan cari celah2na. HRC mengada2

Riz14 - 7 March, 2014

Bukannya Jolor juga langsung pabrikan😉

142. Ilham - 7 March, 2014

Ah yang penting balapnya rame… Mau teknologi dibatasi ato gak tetep aja orang indo kebanyakan naik bekbek.. wekwek.. ga ngaruh wkwwkwkwk

143. Mercon C - 7 March, 2014

ribet bin mumet

144. Abine Ara - 7 March, 2014

wah, apapun balapan kalo yg menang tiap seri gantian, itu yg lebih seru, kalo dah tau yg bakal menang minimal bisa ke tebak, ga menarik lagi balapan, qta liat aja seri 1 di qatar. . . . biarkan regulasi yg ada berjalan, mau ganti 1000x ya ga apa, yg dapat untung penyelenggara ko, qta tinggal duduk manis, sambil ngopi ditemani camilan……..wah enak pol……….

145. Taufik - 7 March, 2014

entah kenapa, saya merasa nyaman banget beberapa kali nulis seluk beluk tentang MotoGP 2014 di tmcblog . . . apalagi kalo sudah nyambung nyambung soal kelas open, factory . . . terasa banget sobat pengunjung blog keluar semua ilmu dan opininya dan ni jelas memperkaya artikel nya itu sendiri . . . aplause and proud untuk pengunjung tmcblog, thks karena sudah tetap menjaga lantai tmcblog tetap kondusif . . .

146. look into now this listing - 8 March, 2014

It may seem like today the net is full of “Free microsoft Point Generators” and
websites that giveaway “Free Microsoft Points”. However, the
FCC (Federal Communications Commission) and national regulatory bodies must still certify the equipment that utilizes these bands.
Take a have a look at All Points Bulletin, or some with the other games people made the same excuses for.

147. Livery Terbaru Ducati MotoGP musim 2014 | tmcblog.com - 11 March, 2014

[…] opsi Factory 2, setelah mengunyah artikel Crash.net . . . terlihat sepertinya Ducati tidak terlalu senag dengan […]

148. Ini Gimana tho? . . . Race MotoGP Tinggal menghitung Hari Regulasi Kelas Factory 2 belum Ketuk palu ? | tmcblog.com - 17 March, 2014

[…] Bro sekalian, Gelaran MotoGP sudah tinggal menghitung hari. Terhitung 3 hari kedepan, Mulai Kamis 20 Maret esok ketiga kelas termasuk MotoGP sudah memasuki Free Practice 1 di sirkuit Losail yang memiliki panjang sekitar 5.380 meter ini. Seperti Kita Ketahui Tahun 2014 ini adalah tahun diberlakukannya regulasi baru Kelas dimana CRT dihapuskan dan diganti Open Class. Open Class ini bebas untuk diikuti oleh semua team baik factory team, Satelite Team maupun Privateer team ( silahkan Baca di artikel kupas tuntas Open Class – Factory Class ). Namun sekitar sepekan lalu Fihak Dorna terlihat bersiap dengan wacana menghadirkan satu lagi kelas selain factory Class dan Open Class, Kelas ke tiga yang menurut beberapa pendapat sepertinya diciptakan untuk menghindari kesan Ducati atau team factory lainnya mengeksploitasi regulasi ini namanya factory 2 Class . […]


Sorry comments are closed for this entry

%d bloggers like this: