jump to navigation

Jupiter Z1 dan Fedri Efendi Juara Umum Kelas Seeded Seri Pertama Yamaha Cup Race 2014 22 April, 2014

Posted by Taufik in Press Release, Yamaha R2.
Tags: , , , ,
trackback

Podium Yamaha Cup Race kelas YCR 1 Seri 1 2014 (Fedri Efendi - Syahrul Amin - Rizaludin Sidqy)

PURWOKERTO-Jupiter Z1 langsung menunjukkan tajinya di Yamaha Cup Race (YCR) tahun ini. Baru pertama kali digeber di YCR, motor bebek injeksi Yamaha itu dengan rider Fedri Efendi memenangi kelas utama YCR 1 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Seeded) sekaligus jadi juara umum kelas Seeded.

Berjayanya teknologi injeksi di YCR sudah dibuktikan terlebih dahulu dari hasil kualifikasi seri pertama YCR 2014 di GOR Satria, Purwokerto, Sabtu (20 April). Enam besar teratas hasil kualifikasi kelas YCR 1didominasi oleh lima rider yang naik Jupiter Z1. Agus Setiawan (pole position/43,343 detik), Fedri Efendi (urutan tiga/44,679 detik), Rheza Danica (urutan empat/44,724 detik), Galang Hendra (urutan enam/44,914 detik).

 

Juara kelas YCR 1 Seri 1 Yamaha Cup Race 2014 Fedri Efendi (98-Yamaha Yamalube NHK Ridlatama) memacu Jupiter Z1 di sirkuit GOR Satria Purwokerto

Lalu di race Minggu 21 April, Fedri Efendi bersama tim Yamaha Yamalube NHK Ridlatama sukses membuktikan lagi keunggulan Jupiter Z1. Fedri berhasil memacu Jupiter Z1 mencatat waktu terbaik 16 menit 53,423 detik dalam 20 lap. Pembalap asal Yogya itu melesat meninggalkan rekan setimnya Syahrul Amin yang finis kedua menunggangi Jupiter Z karburator, dengan gap 7,646 detik.

 

”Adaptasi yang baik dengan Jupiter Z1 kunci utama kemenangan saya. Body Z1 sangat nyaman sehingga dua minggu saja sudah ketemu feel-nya. Sering latihan dan merubah gaya balap untuk menyesuaikan dengan Z1, berbuah hasil menggembirakan ini,” ujar Fedri Effendi.   

Di YCR 2 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Seeded), rider muda berpengalaman Agus Setiawan menang mencatat waktu tercepat 18 menit 11,302 detik. Di belakangnya menyusul pembalap-pembalap nasional lainnya, Richard Taroreh dan Sulung Giwa.

Kelas Pemula jadi milik Doohan Akbaruzaman. Rider tim Yamaha TDR NHK Warid FDR itu pun merebut juara umum Kelas Pemula seri ini setelah finis kedua di YCR 3 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Pemula) dan pertama di YCR 4 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Pemula).

 

Aktivitas di luar balap

 Puluhan ribu penonton dan pengunjung seri pertama YCR di Purwokerto memadati GOR Satria. Besarnya antusiasme masyarakat setempat ini mengingat tidak begitu banyak event balap digelar di ibukota Kabupaten Banyumas ini. Namun, warganya punya adrenaline tinggi terhadap kompetisi racing.

 Yamaha yang memahaminya menyediakan sejumlah aktivitas yang menarik minat mereka ke GOR Satria. Bekerjasama dengan pihak kepolisian setempat, digelar Yamaha Safety Riding Science for Kids yang diikuti 25 anak kelas 3-4 SD, dimana mereka dilatih paham tentang fungsi rambu-rambu lalu lintas dan antisipasi dalam mengindari kecelakaan di jalan, serta fitur-fitur dan pengalaman tentang keamanan.

 Komunitas motor lawas Yamaha RX King pun datang buat safety riding untuk dewasa. Di atas panggung, entertainment music menghibur penonton.

 Deretan display motor kecil dan super sport 600 cc Yamaha juga menarik pengunjung. Market besar Yamaha yang masih bertumpu pada matik di Purwokerto, porsinya paling banyak buat Mio GT yaitu 30 persen dari total market share Yamaha di Purwokerto. Harga yang terjangkau, imej kuat, bandel dan irit Mio, campaign irit, modelnya yang diterima baik dan melihat Mio GT bisa balap “bandel” di kelas YCR 7 (Mio GT Tune Up Pemula), membuat matik injeksi itu naik daun.

 Motor sport Yamaha juga laris manis di Purwokerto, V-Ixion paling tinggi. Segmen itu adalah yang terbesar kedua setelah matik di kota itu.

 Menebar Sukses Injeksi, Yamaha Cup Race Menggigit

Teknologi injeksi sudah terbukti memberikan kemenangan bagi Yamaha di Indoprix tahun lalu. Untuk menebarkan sukses Yamaha tersebut, balapan One Make Race (OMR) Yamaha Cup Race (YCR) tahun ini semakin menggigit, mengangkat kesempurnaan teknologi injeksinya.

”Penerapannya pada penggunaan motor injeksi di seri-seri YCR, final YCR, memberikan kesempatan pembalap yang naik motor injeksi tampil di final YCR dan hadiah motor injeksi spek racing kepada juara umum kelas Seeded dan Pemula di akhir musim. Hal ini bertujuan ganda selain membiasakan pembalap menggunakan mesin injeksi, juga para teknisi balap semakin mahir dalam teknologi injeksi dan tentunya jika mereka bertanding di level dunia hal ini adalah bagian dari persiapannya,” jelas Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.

 Yamaha dengan “FI Ready”, telah membuktikan bukan dengan kata-kata saja, tapi bukti nyata di seluruh jaringan bengkel resminya sangat siap dan handal. Selain sukses motor berteknologi injeksinya di model yang diproduksi massal-nya, juga sukses di dunia balap dengan jadi juara ganda di tahun pertamanya ikut Indoprix. Yamaha terbukti the real brand nomor 1 berteknologi injeksi.

Misalnya di kelas YCR 1 sampai YCR 4 yang mayoritas masih menggunakan bebek karburator, dibuka kelas open injeksi. Kelas YCR 6  (Jupiter Z1 Tune Up Standard Pemula)

memakai motor bebek injeksi Jupiter Z1 dan kelas YCR 7 matik injeksi Mio GT (Mio GT Tune Up Standard Pemula). Yamaha menyediakan motor untuk rider dua kelas standard pemula itu.

Untuk kelas YCR 1 sampai YCR 5 ada tambahan hadiah jika pembalapnya memakai motor injeksi (Jupiter Z1 atau Force). Yang menggembirakan lagi, hadiah juara umum kelas Seeded dan Pemula diganjar hadiah Jupiter Z1 spek racing di akhir musim. Tahun lalu Jupiter Z1 standard hadiahnya diberikan di setiap seri untuk juara umum kelas Seeded dan Pemula.

Penggalakan penggunaan motor injeksi diteruskan sampai puncak event di final YCR & ACR (Asean Cup Race) yang mewajibkan pembalap memakai Jupiter Z1 & Sport Model R-Series yang mulai di perkenalkan di tahun 2014 ini. Kelas YCR 6 pun ikut tampil di final bersama YCR 1 sampai YCR 5. Selamat datang era injeksi. Terbukti Yamaha paling nomor 1 di teknologi injeksi !

Hasil Seri Pertama YCR 2014

YCR 1 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Seeded)

1.Fedri Efendi (Yamaha Yamalube NHK Ridlatama)

2.Syahrul Amin (Yamaha Yamalube NHK Ridlatama)

3.Rizaludin Sidqy (Yamaha TDR NHK Warid FDR)

YCR 2 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Seeded)

1.Agus Setiawan (Yamaha Yamalube RPM NHK AHRS SSS Creampie MRT)

2.Richard Taroreh (Yamaha Yamalube TDR NHK Yonk Jaya)

3.Sulung Giwa (Putra Anugrah NHK KYB FDR SSS Ardian’s Criempie

YCR 3 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Pemula)

 

1.Samsul Arifin (Kawahara Keepoth SMRT Ardian R.T)

2.Doohan Akbaruzaman (Yamaha TDR NHK Warid FDR)

3.Faizal Baharudin (Semoga Abadi SYROF TTI)

 

 YCR 4 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Pemula)

1.Doohan Akbaruzaman (Yamaha TDR NHK Warid FDR)

2.Dicky Ersa (Yamaha NHK FDR TDR DIT’S Rafa Binar RT)

3.Samsul Arifin (Kawahara Keepoth SMRT Ardian R.T)

 

YCR 5 (Bebek 4 Tak 125 cc Standard Pemula)

1.Daffa Kresna P (Yamaha Yamalube NHK Ridlatama)

2.M.Erfin (Yamaha Waloja KYB KYT IRC R9 Kheevalindo)

3.Agung Didu (Yamaha Yamalube KYT FDR TDR Trijaya)

 

YCR 6 (Jupiter Z1 Standard Pemula)

1.Aris Anandi (DPRT Kik’S Pusaka Racing)

2.Ardan SQ (HYT BCNY Nusa 2929)

3.Reza AW (NSR Racing Team Purwokerto)

 

YCR 7 (Mio GT Tune Up Pemula)

1.Edwin Andrianto (Privateer)

2.Anton Daru (Tanjung Elok Copet Concept)

3.Yuni Eko Prabowo

Comments

1. ipanase - 22 April, 2014

selamat… kapan naik kelas nih?

2. cahyadip - 22 April, 2014

Sorry comments are closed for this entry

%d bloggers like this: