jump to navigation

industri sepeda motor jepang … Kenapa sukses ? 11 January, 2015

Posted by Mbah (‾ϖ‾) Dukun in Blogging activity.
trackback

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/84d/3186110/files/2015/01/img_4926-0.jpg

penguasaan teknologi dari hulu ke hilir
Melihat industri otomotif jepag di pasar nasional, ibarat melihat sebuah kesuksesan turun temurun … Ya bener sih soal sukses dan turun temurun, karena memang pabrikan jepang sudah puluhan tahun menancapkan kaki di negara ini sejak awal era kemerdekaan. Tercatat hanya kawasaki yang hadir di tahun 90an, itu pun mereka sukses di segmen yang mereka kuasai. Tetapi apa kunci dari semua itu? Dari faktor teknis adalah penguasaan teknologi dari hulu ke hilir.

industri otomotif jepang di negeri ini dilakukan sangat sistematis, mereka mendesain produk untuk konsumen regional. Artinya gejala ukuran dan teknis pun langsug ter eliminir. Itu dari segi desain, kemudian dari sisi teknologi, mereka tidak saja menjual teknologi mereka ke sini, tetapi di saat yang sama mereka melakukan alih teknologi dengan membuat infrastruktur penunjang mulai dari pabrik, industri bahan baku hingga assembling. Jadi boleh dibilang industri otomotif jepang hanya tinggal “merknya saja yang jepang” tetapi semuanya adalah produksi lokal. Sebut saja Yamah R25 … Motor global tersebut adalah hampir 100% hasil jerih keringat bangsa ini, namun namanya saja yang Yamaha … Dan ini ada alasan tersendiri !

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/84d/3186110/files/2015/01/img_4475.jpg

Komitmen, Konsistensi, Komitmen, reliabilitas dan Komitmen!

Sebut saja kenapa kita merasa “tenang” ketika disodori produk jepang, gak nanya 2-3 kali. Jawabanya cuma satu, karena kita sudah familiar dengan produk mereka. Dan di kepala kita sudah ada pre load bahwa dari generasi ke generasi produk jepang selalu melayani kita dengan maksimal. Otomatis hal tersebut hanya bisa terjadi karena mereka konsisten dalam waktu kewaktu memberikan yang terbaik bagi konsumen disini. Ini tidak mudah dilakukan apalagi apa yang mereka lakukan membutuhkan waktu yang cukup lama.

jadi mbah tidak heran mengapa produk jepang begitu digemari, sekalipun produk tersebut sudah murni buatan lokal tetapi nama besar dari brand jepang seolah merupakan garansi mutlak bahwa ini adalah produk yang layak untuk dimiliki … Thats commitment!

Comments

1. ardiantoyugo - 11 January, 2015

pertamax…

Pandu Qory Agiel - 1 February, 2015

tapii bukankah akan lebih baik. kalau kiat lepaskana cengkraman dan bantuan uluran tangan dari product jepang dan memerdekakan produk kita snediri, tidak peduli sekalipun anak bangs atidka mengakui produk dalam negeri. kalau hal itu terjadi kita tinggal ekspor saja produk lokal kita sama halnya dgean negara jepang

2. ardiantoyugo - 11 January, 2015

yang sini kena moderasi terus… dilolosin ga ya…

3. yudibatang - 11 January, 2015

tradisinya kuat😀

https ://yudibatang.wordpress. com/2025/01/11/ sejarah-sepeda-motor-mv-agusta/

4. Berita terbaru - 11 January, 2015

Ok aku nilai kualitasnya bagus..
http ://pakjumdi.blogspot. com

5. triatmono - 11 January, 2015

bajaj bajuri mana mana mana??

6. prabu - 11 January, 2015

Jepang bisa menjadi raksasa otomotif atau yg lainya adalah karena mereka tidak pongah spt bbrp negara eropa atau amerika. Mereka membuat produk mmg benar2 untuk dijual! Sehingga produknya disesuaikan dg kebutuhan dan kemampuan calon pembeli. Mereka tidak egois spt Italy,USA,ataupun Jerman. Dimana ketiga negara tsb cenderung tidak kompromi dalam membuat produk. Laku terserah,ga laku juga ga papa. Karena produk kami ya spt ini.

Yang berikutnya,Jepang begitu rajin mengupdate produk2nya. Dan designpun selalu benar2 baru. Sehingga tidak cuma menggoda bagi yg belum punya. Yang sdh punyapun tergoda utk membeli lagi. Ambi contoh design honda civic dari waktu ke waktu. Lalu bandingkan dg design mercy,bmw,atau ferrari dari waktu ke waktu juga.

Yang terakhir adalah masalah KURS. Yen,setahu saya lebih rendah nilainya dibandingkan dollar,euro,ataupun ponsterling. Secara otomatis,harganya akan bisa lebih murah jika sama2 di ekspor ke negara lain.
Its oke,sekarang kan manufaktur di negara masing2? Iya. Tapi mereka bisa sebesar sekarang kan karena “dulunya” produknya laku keras?(saat masih ekspor/cbu) Sehingga modalnya mjd sangat banyak dan sangat kuat sampai hari ini.
Ini opini saya,monggo dikoreksi kalo tidak sependapat.

7. Handaru Doank - 11 January, 2015

Komitmen emang penting mbah

8. yudha (toeloengagoeng) - 11 January, 2015

karena sudah mendarah daging bahwa motor itu jepang…
gak ada yg lain

9. Baby cheetah - 11 January, 2015

Trus indonesia kapan . .
Hmmmm . . .
Iri sama india

10. praptoR - 11 January, 2015

motor japan is user friendly..

11. wong deso - 11 January, 2015

yang aneh kalo melihat sejarah, jepang adalah negara yg pernah menjajah indonesia…tapi produknya laris malah dianggap seperti produk sendiri… Sedangkan produk china dipandang 1/4 mata, dianggap kualitas yg paling jelek…
produk india dipandang sebelah mata…

tanya kenapa?

prabu - 11 January, 2015

Produk2 China,utamanya elektronic dan otomotif mmg masih dibawah jepang. Beda dg produk guci,sepeda,atau alat2 rumah tangga yg kwalitasnya bagus. Kalo masalah produk india,yg paling krusial adalah soal design,mesin yg kasar,dan bobot yg cenderung berat. Kl kwalitas besinya sich ok banget.

So…,ini bukan masalah history. Tapi realistisnya seorang pembeli.

12. gilaroda2 - 11 January, 2015

saya yakin, Indonesia sebenernya sangat2 bisa bikin sendiri motor ato mobil nasional yg sangat2 berkualitas & sy yakin bisa menjadi tuan di negara sendiri, jangankan mobil ato motor, pesawat aja kita bisa bikin loh, dan itu sudah diakui oleh seluruh dunia, tapi…ada tapinya…kayaknya tekanan dr pihak2 luar ke pemerintah kita, tentang izin produk lokal yg berkualitas kayaknya akan “dipersulit” deh, wong sekelas menteri, yakni bpk Dahlan Iskan aja, kesulitan kok cari izin buat ngetes mobil listriknya….you know why, you know who??? IMO….😀

13. imaterrial - 12 January, 2015

ini ada unsur nyindir pabrikan yang “lack of commitment” ya mbah,. wkwkwk

14. tukang_gorengan - 12 January, 2015

komitmen pabrikan “B” sih Commited Suicide mbah hihihi…

15. SBW - 13 January, 2015

yang pasti produk mereka lebih murah dan berkualitas… Itu real bro!!!!!


Sorry comments are closed for this entry

%d bloggers like this: