jump to navigation

Knalpot Orisinil Pabrikan, Enaknya Full System Atau Slip-On Sob?? 15 January, 2015

Posted by monkeymotoblog in Blogging activity.
Tags: , , , , , ,
trackback

1_ka_zx_10r_evo_2011

Sobat IMN yang luar biasa, hukum mengganti knalpot standar bawaan motor dengan knalpot aftermarket bagi sebagian bikers tampaknya sudah semi wajib. Memang saat ini banyak kasus-kasus penggantian knalpot yang berurusan dengan yang berwajib, tapi bahasan kita kali ini gak ke arah situ sob. Melainkan membahas opini sahabat semuanya, perihal sistem yang ada di knalpot. Dikenal ada dua sistem, yakni full system dan slip-on.

Knalpot Full System adalah knalpot yang tidak bisa dibongkar pasang, ya bahasa betawinya segelondongan gitu deh:mrgreen: . sedangkan knalpot slip-on, mufflernya bisa dilepas dari headernya. Pabrikan sepeda motor ada yang mendesign motornya dengan knalpot full system dan ada juga yang mendesain dengan knalpot slip-on. Beberapa motor seperti milik MMBlog, Kawasaki ER6n 2012 menggunakan knalpot dengan model full-system, padahal sebelumnya yang ER6n generasi pertama dan kedua, knalpotnya menggunakan slip-on. Nah, jujur Sob, buat MMBlog pribadi, MMBlog lebih prefer ke knalpot orisinil pabrikan dengan sistem slip-on.

TRIUMPH-TIGER-800-LV-ONE-SLIP-ON-EXHAUST_700_600_4CQXN

Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi hal ini. Pertama adalah simplisitas. Knalpot orisinil slip-on dapat diganti mufflernya saja, tanpa harus ribet-riber bongkar-pasang header! Dengan mengendurkan beberapa baut, lepas muffler orisinil, pasang muffler aftermarket, beres! Suara yang diinginkan di dapat, motor juga jadi gak terlalu nembak! Coba kalau fullsystem, bongkar header, terus begitu dipasang biasanya nembak-nembak, otomatis setting AFR atau pasang piggyback! Ini perkara simplisitas loh ya, kalau ngejar performa ya lain soal sob, hehe:mrgreen:

Kedua adalah dari segi harga. Biasanya knalpot full system itu harganya dahsyat bener! Full system untuk motor-motor besar harganya bisa sampai belasan atau bahkan puluhan juga. Untuk motor berkubikasi sedang juga yang fullsystem, harganya lebih mahal ketimbang yang slip-on! Seumpama saja harga knalpot fullsystem 8 juta, tapi slip-on 4-5 juta. Nah, dengan membeli knalpot slip-on dana 3-4 juta yang udah disiapkan bisa untuk membeli aksesoris lainnya sob. Hmm, ini opini pribadi aja loh, hehe.

knalpot MT-09, Full System

knalpot MT-09, Full System

 

Nah, bagaimana dengan teman-teman? MMBlog pribadi sih lebih prefer kalau knalpot motor bawaan pabrik itu modelnya slip-on seperti yang udah MMBlog ceritain di atas. Silahkan dishare opininya sob. (IMN – Vandra MMBlog)

Comments

1. Udin - 15 January, 2015

Tergantung pemakaiannya

SuRyA - 16 January, 2015

klo ada duitnya saya mending full system. soalnya stahu saya kalau sudah full system hitungan flow nya pasti lebih bagus jika dibandingkan dengan yang masih memakai header standar pabrikan :imho

https ://dk800.wordpresscom/2015/01/15/ erawatan-warna-matte-alias-dof-pada-vario-150/

2. Udin - 15 January, 2015

Nek suka modif kayaknya lebih memilih slip

3. mas huda - 15 January, 2015

Iya sih lebih simpel kalau mau gnati

4. luthfi - 15 January, 2015

Setuju kang, klo ngejar simple sih slip-on juaranya
ane aja sampe punya 3 knalpot slip on buat motor ane
tp skrg ganti full system eh malah nagih tenaga nya nampol hhe

5. micoas3 - 15 January, 2015

cbr 150 lokal slip on bukan

6. NuKasev - 15 January, 2015

Berarti ER6N kalah sama Supra karbu dong snalpotnyah🙂 slip on mudah bersih2

7. O=O - 15 January, 2015

lbih bgusan slip on kang coz kemungkinan karatan/rusak y di bagian ujungnya saja so jika ganti gak perlu smuanya….

8. Koplak - 15 January, 2015

kalo ngejar suara aj ya slip on coz pengaruh terbesar ada di headernya…

Ariel - 15 January, 2015

Bukannya header itu yg nempel ke combustion chamber ya?😀
Muffler ya yang di ujung akhir

9. MotorGUE - 15 January, 2015

enak slip on dong🙂

10. danisubject - 15 January, 2015

sekkk ini knalpot buatan pabrikan apa aftermarket yang dibuat oem pabrikan ?? kalo misal aftermarket oem ya full system . kalo pabrik yang kayak cbr slip on sama full system kayaknya ga beda amat . toh kalo mau kenceng power plus suara biasanya pada ganti full syst


Sorry comments are closed for this entry

%d bloggers like this: