jump to navigation

jalanan itu untuk siapa ??? 23 January, 2015

Posted by Mbah (‾ϖ‾) Dukun in Blogging activity.
trackback

2015/01/img_5455.jpg

jalanan itu untuk siapa
Setelah usaha melarang sepeda motor melintasi seluruh jalanan protokol terhenti hanya sampai Thamrin – Merdeka barat, kini larangan akan di coba diwacanakan untuk membatasi kendaraan mobil yang berusia diatas 10 tahun. Bahkan rencana ini lebih extrim lagi karena kelak kendaraan tersebut sama sekali tidak boleh masuk ibu kota.

yang jadi pertanyaan mbah adalah, kenapa mereka yang merupakan kalangan mayoritas ibukota (menengah bawah) justru benar benar dipersulit untuk berkendara di sini. Jadi sebenarnya untuk apa ada jalanan. Apaakah jalanan tersebut hanya diperuntukan bagi kelompok kecil penduduk yang mampu beli mobil baru dan pejabat?

2015/01/img_5396.jpg

kendaraan umum mana? Kualitas jalan bagaimana? Uang pajak kemana?

Balik lagi, semua sih sah sah aja dilakukan, asalkan ada solusinya. Nah ini? Kendaraan umum gimana? Jumlah kurang, jangankan nyaman, amanpun enggak! Lalu jalananan sendiri aja kualitasnya masih parah! Lobang dimana mana, sementara kenapa penghasilan dari pajak kendaraan bermotor gak dipakai untuk memperbaiki dan memperluas infrastruktur jalan?

ini yang menjadi ironis, kenapa selalu kelompok yang secara finansial tidak kuat yang selalu di tekan? Dan bukankan kita ingat kata kata sakral mengenai “keadilan sosial bagi semua golongan” … Kemana itu?

Advertisements

Comments

1. Rocker - 23 January, 2015

Dimakan cacing

2. SuRyA - 23 January, 2015

moga2 denpasar ga kluar aturan seperti ini..

https :// .wordpress.com/2015/01/23/ -roda-4-vs-blog-roda-2/

3. prasetyo676 - 23 January, 2015

Padahal bayar pajak juga.

Ijin share. Honda Patenkan Motor 3 Roda Tipe Sport – Berikut ini Gambarnya
http :// .com/2015/01/23/ -patenkan-motor-3-roda-tipe-sport-berikut-ini-gambarnya/

4. xXx - 23 January, 2015

Sila ke 5 sepertinya tidak di terapkan ya?. Ini artinya mengusir masyarakat golongan bawah secara halus.

Bro_Jol - 23 January, 2015

Jgnkan sila ke 5 sila2 yg 1 – 4 aje belum mampu diterapkan pengen berkoar2 mau hasil akhir .. iya ngga Mbah 🙂

5. riccyfelani - 23 January, 2015

Wow..

6. st3v4nt - 23 January, 2015

Maklum (kalau masih mau memaklumi) pemdanya dikejar-kejar target ngatasi macet dan banjir, jadi kebijakannya ngawur dan mengkesampingkan fakta apalagi cuma keadilan sosial….mudah2an yg nuntut judicial review di MA menang (meski ragu) jalanan rusak…..bukan urusan saya….

xXx - 23 January, 2015

Harusnya pemda fokus menyelesaikan 1 permasalahan dulu, tidak seperti sekarang ini yang hingga akhirnya menimbulkan kebijakan ngawur.

7. Joko - 23 January, 2015

Jalan sudah terlalu penuh, kalau tidak ada program pengurangan kendaraan, mau tambah penuh lagi? Nanti kalau yang jalan tinggal kendaraan milik orang kaya, kan tinggal naikkan parkir, erp dan semacamnya.

8. mas huda - 23 January, 2015

pajak kendaraan bermotor perhari berapa ya mbah kira-kira

9. SANSINNO.COM - 23 January, 2015

mobil nanti kena ERP mbah kata ahok ..??

———————————–
Merawat aki agar lebih awet..

http :// .com/2015/01/23/ -aki-agar-lebih-awet/

10. Tuladha - 23 January, 2015

numpak dokar wae…kabeh2 salah, njur wong sing ajek bayar pajak kuwi digawe opo…setuju ambek omonganmu mbah…pajak kuwi mlayune nang endi…sakjane gwe bangun dalan sing apik, sarana angkutan sing apik lan nyaman..tapi yo ngono pemerintah wes kakean ingon Tikus…

11. travelmotoblog - 23 January, 2015

OOT, demen gue sama gaya tulisan mbah dukun,
—————–
https :// .wordpress.com/2015/01/23/ -desain-jupiter-mx-dari-generasi-pertama-sampe-ketiga-mx-king/

12. Aladin - 24 January, 2015

ingat kata2 ahok semalam pas di metr* Tv…
beliau kalau tidak salah mengatakan nanti jalan protokol di jakarta bakal bebas dari motor…

mobil pribadi boleh dipakai, tapi kena pajak tambahan… nah, pajak tambahan ini nanti dialokasikan buat mensubsidi angkutan umum…
CMiiW


Sorry comments are closed for this entry

%d bloggers like this: