jump to navigation

Rear Hugger untuk Si marun 20 April, 2009

Posted by Taufik in Ngoprek motor, yamaha.
Tags: , , , , , , , ,
comments closed

rh_simarunjudul

Suatu malam ssaya menerima kedatangan tamu jauh, Bro Helmi ‘mr Momod’ lengkap dengan V-Ixion Biru Rizlanya, manstaff. Biasa . . . namanya pencinta roda dua, langsung mata jelalatan melihat hasil modifikasi yang keren banget ini. Saat mata tertuju ke bawah, wah ini dia yang saya cari . . . Rear Hugger (sepatbor kolong) , setelah saya tanya ke Mr Helmi dimana belinya, esoknya saya langsung Order, ternyata barang ini tidak disetok alias by Order, akhirnya saya rela inden 3 hari untuk memesan sebuah rear Hugger 2 tone Hitam doff-merah marun (more…)

Yang terbit cuma V-Ixion Face Lift? Solusi realistis YMKI 15 January, 2009

Posted by Taufik in yamaha.
Tags: , , , , ,
comments closed

vixionfacelift_judul

Setelah membaca postingannya bro helmi di Blog YVC -F yang menginformasikan bahwa Vixion ala R15 jadi akan diluncurkan saya berguman  . . .  berarti tidak meleset  prediksi saya pada artikel terdahulu bahwa R15 yang akan hadir adalah versi Face lift dari Yamaha V-Ixion (Yamaha FZ 150i). Hal ini adalah sesuatu yang sangat realistis dilakukan oleh YMKI dalam kondisi yang terbatas sumber dayanya. Secara kita tahu kapasitas pabrik YMKI dengar-denger cuma setengah dari kapasitas pabrik AHM. Untuk apa membagi-bagi sumber daya untuk meriset mesin baru pabila mesin vixi masih dapat diterima kalangan biker, cukup berikan penutup tubuh, jadi deh sebuah motor sport berfairing yang terjangkau. Menurut bro helmi YVC-F, R15 versi Indonesia berjuluk V-Ixion Extreem- 1. (more…)

Hayo pilih mana . . . Vixion atau Scorpio Z? 20 November, 2008

Posted by Taufik in Another 2 wheel.
Tags: , , , ,
comments closed

scorpio-z-redAwalnya, V-Ixion mungkin digadangkan oleh YMKI untuk mencoba peruntungan di ceruk pasar motor di bawah 200 cc yang dihuni juga oleh Honda Megapro dan Bajaj Pulsar 180, akan tetapi sepak terjang penjualannya setahun setelah launching sungguh luar biasa, sampai sampai bisa mereguk jumlah unit penjualan motor sport diatas 150 cc yang terbesar dalam satu tahun yang melengserkan penguasa podium yaitu Honda Tiger. Awalnya harga motor ini di set 18,9 Juta rupiah, akan tetapi beberapa bulan yang lalu nilai ini terkoreksi menjadi 19,4 juta rupiah dan hanya terpaut Rp 85 ribu saja dengan Varian Motor Sport yamaha lainnya yaitu Scorpio Z yang dijual 19,485 Juta rupiah. Ini merupakan Fenomena pengesetan harga yang menarik oleh YMKI. Kenapa YMKI mengatur harga jual keduanya dengan sangat dekat? padahal volume dapur pacu keduanya cukup jauh terpaut, yakni 75 cc. (more…)

Hasil Dyno CBR 150R,VIXION dan PULSAR 180 14 November, 2008

Posted by Taufik in Another 2 wheel.
Tags: , , , , ,
comments closed

tiga

Dibuang sayang . . . . ., hasil komparasi ini berdasarkan uji performa mesin ketiga motor sport Bajaj Pulsar 180, Honda CBR 150R dan Yamaha V-Ixion 150 yang dilakukaan menggunakan dynites merek Dynojet 250i milik BRT Cibinong yang pernah di muat motor plus No 437/VII, Dari hasil dynotest, ketiga motor terlihat memiliki kelebihan masing-masing. Tidak ada yang memenangi keseluruhan hasil dyno secara mutlak. Ok saya gelar satu-satu ya. (more…)

V-Ixion Short City Tour : 30 Maret 08 3 April, 2008

Posted by Taufik in Riding Stories.
Tags: ,
comments closed

 st_vixi_2.jpg

Sudah lama sekali keinginan untuk membesut V-Ixion Merah dan mengajaknya mendaki jalur Bogor-Puncak sekaligus untuk menguji segi enduro naked sport bike Kreasi YMKI yang telah saya miliki sejak Agustus 2007. Pagi setelah sholat subuh berjamaah dengan istri tercinta, Saya persiapkan segala hal untuk menghadapi short city touring ini. Jaket Touring Goretex ful Protector, Celana Touring Full Protector, Sepatu Turing Kulit Kushitani berwarna merah centil, Helm Shoe synchrotech merah marun, Sarung Tangan Kulit AHRS, dan Ransel berisi2 l Air minum buatan Eiger. Perlengkapan Pribadi juga tak luput pengecekan. STNK V-Ixion, Dompet, Ponsel, dan tidak lupa Kamera digital Saku untuk mengabadikan perjalanan.

V-Ixion yang akan menemani saya pada perjalanan kali ini sudah melakukan tune up beberapa pekan yang lalu. Penampilannya pun sudah sedikit berubah dari tampang standarnya. Sepasang Karet Bundar Battlax Bridgestone membalut kedua pelegnya, rem belakang yang sejatinya masih tromol(drum) sudah mengalami modifikasi menjadi rem Cakram 1 piston mengadopsi kaliper bawaan Yamaha Jupiter MX.

Touring

Tepat pukul 05.45 setelah sebelumnya berdoa dan sempat diabadikan dengan kamera oleh istri, saya mereset odometer dan menjalankan Vixi keluar komplek perumahan menuju jalan R

aya Soleh Iskandar untuk selanjutnya menuju jalan Raya Padjajaran Bogor. Di SPBU warung jambu saya berhenti untuk mengisi pertamax. Selanjutnya motor digeber dengan kecepatan medium menuju ciawi, dikiri-kanan jalan pajajaran terutama di sekitaran kebun raya setiap minggu pagi seperti pagi ini memang biasa dipadati masyarakat bogor yang joging atau bersepeda. Selepas jajaran Outlet-outlet Tas dikawasan tajur vixi sedikit agak digeber, hal ini juga dikarenakan kondisi jalan yang sudah mulai sedikit mendaki. Setelah melawati gadog, Vixi langsung dihadang tanjakan yang harus dilibasnya, saya pilih opsi bersabar dan runut perseneling, secara ini merupakan kali pertama saya menghadapi tanjakan panjang dengan vixi, Saat di tanjakan tenaga vixi sedikit agak tertahan, masih teringat saya di tanjakan panjang sekitaran cibulan vixi saya tahan dikecepatan 65 km/h. Beruntung

st_vixi_1.jpg

kondisi lalulintas pagi ini masih lengang, saya masih dapat membuka throtel gas dan memposisikan motor selalu di kanan mobil-mobil yang searah dengan saya. Selepas perkebunan teh gunung mas saya bersiap siap untuk menghadapi kondisi mendaki chicane-chicane puncak yang terkenal. Chicane pertama kekiri trus ke kanan, upss kondisi jalannya agak mengagetkan. Aspalnya terkelupas dan tidak rata. Tapi ternyata hanya dibagian tersebut saja yang kualitasnya buruk, selebihnya, Kualitas hotmix muyus, sehingga saya dapat menikmati setiap inci dari tikungan-tikungan rebah puncak tanpa rasa was-was karena saya percaya banget sama kompon karet bridgestone yang membawa stoner juara MotoGP tahun lalu. Dalam hati saya berguman….”manteb juga nih motor”, Kondisi Puncak juga sangat cerah, view indah karya yang maha kuasa terpampang didepan mata, Subhanallah.

Sekitar pukul 06.40 saya sudah sampai di puncak pas dan langsung putar arah menuju Bogor karena tujuan awal memang hanya tek-tok saja di puncak pas. Setelah berfoto di beberapa lokasi, saya bersiap untuk ‘down hill’, dalam hati kapan lagi saya menguji kehandalan rem dan engine brake vixi, tercatat kecepatan vixi sempat digeber 110 kpj saat down hill ini, jangan berharap lebih deh, nyali saya hanya sanggup sampe situ doang. Singkat cerita pukul 7.50 saya telah sampai di carport rumah, menerima sambutan kedua puteri cantik saya dan langsung mengecek odometer….what a nice 89,6 km short touring.

%d bloggers like this: